| NIM | H1B021093 |
| Namamhs | RESHA HAPSARY RAHMAN |
| Judul Artikel | ANALISIS FAKTOR PENGGERAK ADOPSI PREFABRIKASI OLEH PENGEMBANG MENGGUNAKAN MCDM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tingginya pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Indonesia menyebabkan peningkatan backlog perumahan dari tahun ke tahun. Salah satu faktor utama yang memicu kondisi ini adalah terbatasnya kapasitas sektor konstruksi dalam memenuhi kebutuhan pembangunan perumahan secara cepat dan masif. Untuk menjawab tantangan tersebut, teknologi prefabrikasi muncul sebagai solusi alternatif dengan sejumlah keunggulan, seperti percepatan waktu pelaksanaan, peningkatan mutu konstruksi, serta efisiensi dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Meskipun demikian, adopsi teknologi ini di Indonesia masih belum optimal, antara lain karena terbatasnya pengetahuan dan pengalaman para pengembang, yang merupakan salah satu faktor penting dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong adopsi sistem perumahan prefabrikasi berkelanjutan berdasarkan preferensi para pengembang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yaitu Fuzzy Modified Analytical Hierarchy Process (F-MAHP), dengan melibatkan pengembang perumahan di wilayah Jabodetabek sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percepatan waktu konstruksi merupakan faktor pendorong utama, diikuti oleh upaya pengurangan dampak lingkungan dan peningkatan kontrol terhadap kualitas konstruksi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The rapid population growth and urbanization in Indonesia have led to a continuous increase in the housing backlog. One of the main contributing factors to this issue is the limited capacity of the construction sector to meet the demand for large-scale and fast-paced housing development. To address this challenge, prefabrication technology has emerged as an alternative solution offering various advantages, such as faster construction time, improved construction quality, and greater efficiency in minimizing environmental impact. However, the adoption of this technology in Indonesia remains suboptimal, partly due to the limited knowledge and experience of developers factors that play a critical role in decision-making processes. This study aims to identify the key factors that drive the adoption of sustainable prefabricated housing systems based on developers' preferences. The research employs a Multi-Criteria Decision Making (MCDM) approach, specifically the Fuzzy Modified Analytical Hierarchy Process (F-MAHP), involving housing developers in the Greater Jakarta area (Jabodetabek) as respondents. The findings reveal that faster construction time is the primary driving factor, followed by efforts to reduce environmental impact and enhance quality control in construction. |
| Kata kunci | Prefabrikasi, Pengembang, Faktor Penggerak, Multi-Criteria Decision Making (MCDM) |
| Pembimbing 1 | Ir. Bagyo Mulyono, S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Ir. Redityo Januardi, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2025-08-01 14:16:12.073488 |
|---|