Artikel Ilmiah : L1A021077 a.n. YULINA DWI LUPITASARI

Kembali Update Delete

NIML1A021077
NamamhsYULINA DWI LUPITASARI
Judul ArtikelAnalisis Total Petroleum Hidrokarbon Pada Jenis Mangrove
Xylocarpus granatum dan Aegiceras corniculatum di Segara Anakan, Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Berbagai aktivitas masyarakat seperti transportasi, pelabuhan dan kegiatan industri kilang minyak
berkontribusi pada peningkatan potensi pencemaran petroleum hidrokarbon di ekosistem mangrove Segara Anakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis TPH pada sedimen dan air, menganalisis Bioaccumulation Factor (BAF), Translocation Factor (TF), TPH pada mangrove Xylocarpus granatum dan Aegiceras corniculatum, serta menganalisis visualisasi akumulasi TPH. Metode pengambilan sampel yaitu random sampling berdasarkan keberadaan mangrove pada setiap lokasi pengambilan di 3 stasiun dengan
3 ulangan. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi TPH pada air adalah 166,7 ± 57,7 mg/L - 366,7 ± 251,7 mg/L yang berada di atas baku mutu berdasarkan PP RI nomor 22 tahun 2021 untuk air sebesar 0,02 mg/L. Sedangkan rata-rata konsentrasi TPH pada sedimen adalah 56666,7 ± 2081,7 mg/kg - 79633,3 ± 5598,5 mg/kg yang berada di atas baku mutu berdasarkan ANZECC, CCME and NOAA yaitu 150-5600 mg/kg. Konsentrasi TPH pada spesies X. granatum memiliki nilai rata-rata tertinggi sebesar 18100 ± 1909,9 mg/kg dan 15966,7 ± 2801,9
mg/kg daripada konsentrasi TPH pada spesies A. corniculatum yaitu sebesar 11800 ± 2066,7 mg/kg.
Berdasarkan perhitungan BAF dan TF pada kedua jenis mangrove tersebut relatif tidak mampu dalam
mengakumulasi dan mentranslokasi senyawa TPH pada organnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)The community activities such as transportation, ports and oil refinery industry give contribute to increasing the potential of petroleum hydrocarbon pollution in the Segara Anakan mangrove ecosystem. This study aimed
to analyze TPH in sediment and water, analyze the Bioaccumulation Factor (BAF), Translocation Factor (TF), potential of TPH in Xylocarpus granatum and Aegiceras corniculatum mangroves, and analyze the visualization of TPH accumulation. The sampling method used random sampling based on the presence of
mangroves at each sampling location at 3 stations with 3 replications. The data analysis method used quantitative descriptive analysis. The results showed that the average TPH content in water was 166.7 ± 57.7
mg/L - 366.7 ± 251.7 mg/L more than the quality standard based on PP RI number 22 of 2021 which potential of water TPH of 0.02 mg/L. Meanwhile, the average TPH content in sediment was 56666.7 ± 2081.7 mg/kg - 79633.3 ± 5598.5 mg/kg which was above the quality standard based on ANZECC, CCME and NOAA, which was
150-5600 mg/kg. The TPH content in the species X. granatum had the highest average value of 18100 ± 1909.9 mg/kg and 15966.7 ± 2801.9 mg/kg than the TPH content in the species A. corniculatum, which was 11800 ±
2066.7 mg/kg. Based on the BAF and TF calculations, both types of mangroves were relatively unable to accumulate and translocate TPH compounds in their organs.
Kata kunciKata kunci: Aegiceras corniculatum; BAF dan TF; Perairan Segara Anakan; Total petroleum hidrokarbon; Xylocarpus granatum
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Endang Hilmi, S.Hut.,M.Si.,IPU
Pembimbing 2Dr. Nuning Vita Hidayati, S.Pi.,M.Si
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2025-08-01 12:26:12.318158
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.