Artikel Ilmiah : D1A021204 a.n. RAMADHANI TRIYANTO

Kembali Update Delete

NIMD1A021204
NamamhsRAMADHANI TRIYANTO
Judul ArtikelPengaruh Bangsa Sapi Lokal Yang Diberi Pakan Jerami Pada Dan Konsentrat Terhadap Lama Waktu Dan Frekuensi Ruminasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bangsa sapi lokal terhadap lama
waktu dan frekuensi ruminasi pada sapi yang diberi pakan jerami padi dan konsentrat.
Penelitian ini dilaksanakan selama 17 hari di Amanah Bata Farm, Desa Datar, Kecamatan
Sumbang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Ada empat bangsa sapi yaitu sapi
Madura (MM), Bali Flores (BF), Madura Flores (MF), dan Peranakan Ongole (PO) dengan
rataan bobot badan ±300kg, digunakan sebagai peubah dan setiap perlakuan diulang
empat kali. Pakan yang diberikan terdiri atas jerami padi secara ad libitum terukur dan
konsentrat yaitu sekitar 2,5% dari bobot badan sapi. Penelitian menggunakan metode
Rancangan Acak Lengkap dengan pola searah. Variabel yang diukur adalah lama waktu
ruminasi dan frekuensi ruminasi. Analisis variansi menunjukkan bahwa bangsa sapi lokal
berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap lama waktu ruminasi, tetapi tidak
berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap frekuensi ruminasi. Lama ruminasi satu hari pada
sapi PO lebih tinggi (P<0,005) dibandingkan dengan MM, akan tetapi sama dengan MF dan
BF. Lama ruminasi siang hari pada sapi MM lebih rendah (P<0,01) dibandingkan dengan
BF, akan tetapi sama dengan MF dan PO. Lama ruminasi malam hari pada sapi PO sama
dengan BF, akan tetapi lebih tinggi (P<0,001) dibandingkan dengan MF dan MM.
Kesimpulannya adalah terdapat persamaan dan perbedaan lama waktu ruminasi, akan
tetapi tidak ada perbedaan frekuensi ruminasi pada bangsa sapi lokal berbeda.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aimed to evaluate the effect of local cattle breeds on the duration and frequency
of rumination in cattle fed rice straw and concentrate. The research was conducted over a
17-day period at Amanah Bata Farm, located in Datar Village, Sumbang District, Banyumas
Regency, Central Java Province. Four local cattle breeds—Madura (MM), Bali Flores (BF),
Madura Flores (MF), and Ongole Crossbreed (PO)—with an average body weight of
approximately 300 kg, were used as the treatment variables, with each treatment repeated
four times. The feed consisted of rice straw offered ad libitum in a measured manner and
concentrate provided at approximately 2.5% of the cattle’s body weight. A Completely
Randomized Design with a one-way pattern was used. Variables measured was rumination
duration and rumination frequency. Analysis of variance showed that cattle breed had a
highly significant effect (P<0.01) on rumination duration but no significant effect (P>0.05)
on rumination frequency. The daily rumination duration in PO cattle was significantly
higher (P<0.005) than in MM cattle, but not significantly different from MF and BF cattle.
During the daytime, the rumination duration of MM cattle was significantly lower (P<0.01)
than that of BF cattle, but similar to MF and PO cattle. At night, the rumination duration of
PO cattle was comparable to BF cattle, but significantly higher (P<0.001) than that of MF
and MM cattle. In conclusion, there are similarities and differences in rumination duration,
but no differences in rumination frequency among the different local cattle breeds.
Kata kunciSapi, Waktu, Frekuensi, Ruminasi
Pembimbing 1Prof. Dr. Sc. agr. Ir. Muhamad Bata, M.S., IPU.
Pembimbing 2Prof. Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si., ASEAN Eng.
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2025-07-29 14:54:35.097403
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.