Artikel Ilmiah : H1B020041 a.n. ANGKAT TRIO WIDODO

Kembali Update Delete

NIMH1B020041
NamamhsANGKAT TRIO WIDODO
Judul ArtikelAnalisis dan Pemetaan Distribusi Tingkat Risiko Erosi Tanah di Kabupaten Purbalingga serta Perkiraan Responsnya terhadap Perubahan Parameter Curah Hujan pada Metode USLE
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kabupaten Purbalingga merupakan wilayah dengan kondisi geografis dan curah hujan yang sangat beragam sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi erosi tanah bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan kemiringan lereng yang curam. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi tingkat risiko erosi tanah melalui persamaan Universal Soil Loss Equation (USLE) serta memperkirakan respons kondisi erosi saat ini terhadap perubahan parameter curah hujan di masa mendatang melalui analisis Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Penelitian ini memanfaatkan data sekunder, meliputi data geografis Kabupaten Purbalingga yang bersumber dari berbagai lembaga penyedia dan data curah hujan historis dari sistem Satelit PERSIANN-CCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah yang memiliki curah hujan tinggi dan kemiringan lereng yang curam seperti di bagian utara Kabupaten Purbalingga menjadi wilayah dengan nilai erosi tanah tertinggi. Melalui analisis prediktif, nilai erosi tanah menunjukkan kemungkinan peningkatan dalam beberapa tahun mendatang akibat peningkatan curah hujan perkiraan hasil analisis ARIMA.
Abtrak (Bhs. Inggris)Purbalingga Regency is characterized by diverse geographical conditions and rainfall patterns, raising concerns about soil erosion risks, particularly for communities living in areas with steep slopes. This study aims to map the distribution of soil erosion risk levels using the Universal Soil Loss Equation (USLE) and to estimate the response of current erosion conditions to future rainfall changes through Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) analysis. The research utilizes secondary data, including geographical data of Purbalingga Regency sourced from various institutions and historical rainfall data from the PERSIANN-CCS satellite system. The findings indicate that areas with high rainfall and steep slopes, such as northern Purbalingga Regency, exhibit the highest soil erosion rates. Predictive analysis using ARIMA indicates a potential increase in soil erosion in the coming years due to projected rainfall increases.
Kata kuncierosi tanah (soil erosion), curah hujan (rainfall), data historis (historical data), nilai prediksi (predictive values), USLE, ARIMA.
Pembimbing 1Ir. Sanidhya Nika Purnomo, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Wahyu Widiyanto, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2025-07-29 12:08:25.366693
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.