Artikel Ilmiah : C1C021017 a.n. HUWAIDA NURJANAH

Kembali Update Delete

NIMC1C021017
NamamhsHUWAIDA NURJANAH
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Penggunaan Aplikasi Akuntansi SIAPIK pada UMKM Binaan Bank Indonesia Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini meneliti mengenai minat perilaku menggunakan aplikasi akuntansi SIAPIK pada UMKM binaan Bank Indonesia Purwokerto. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kondisi dimana sekitar 77,5% UMKM di Indonesia tidak memiliki laporan keuangan. Dalam rangka membantu UMKM mengatasi kendala terkait pembuatan laporan keuangan, Bank Indonesia mengembangkan aplikasi SIAPIK. Namun dari 8 UMKM binaan BI Purwokerto yang ditinnjau, terdapat 4 UMKM yang tidak menggunakan aplikasi akuntansi SIAPIK.
Technology Acceptance Model (TAM) merupakan model penelitian ini yang menjadi dasar pembentukan hipotesis penelitian dimana semakin besar atau tinggi pengetahuan akuntansi, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan untuk penggunaan, dan sikap penggunaan maka akan sejalan dengan semakin besarnya minat perilaku UMKM untuk menggunakan aplikasi akuntansi SIAPIK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 73 namun yang dapat diolah hanya 52 pelaku UMKM binaan BI Purwokerto yang berlokasi di empat kabupaten yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap. Metode pengukuran variable menggunakan skala likert pada semua variabelnya. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji discriminant validity, uji R-Square dan Q-Square, serta uji hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan Smart Partial Least Squares (SmartPLS): (1) persepsi kegunaan dan (2) persepsi kemudahan untuk penggunaan berpengaruh positif terhadap sikap penggunaan, (3) pengetahuan akuntansi tidak berpengaruh terhadap sikap penggunaan, dan (4) sikap penggunaan berpengaruh positif terhadap minat perilaku menggunakan aplikasi akuntansi SIAPIK. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan sikap penggunaan yang semakin positif maka akan sejalan dengan semakin tingginya minat menggunakan aplikasi akuntansi SIAPIK. Namun pengetahuan akuntansi belum mampu mempengaruhi sikap penggunaan aplikasi akuntansi SIAPIK karena perbedaan tingkat pengetahuan akuntansi yang dimiliki oleh UMKM binaan tidak berpengaruh terhadap minat mereka menggunakan aplikasi akuntansi SIAPIK.
Implikasi dari hasil penelitian ini yaitu sebagai bukti atas teori TAM, dan sebagai masukan bagi Bank Indonesia serta Dinas Koperasi dan UKM untuk dapat menentukan kebijakan, memberikan sosialisasi dan pelatihan terkait pengelolaan keuangan UMKM menggunakan aplikasi SIAPIK. Keterbatasan penelitian ini yaitu kurangnya informasi selain dari UMKM binaan sehinigga tidak ada pandangan yang menjadi pembeda, dan penelitian yang dilakukan secara offline serta online menyebabkan tidak terdampinginya semua responden secara langsung.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study examines the behavioral intention to use the SIAPIK accounting application among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) fostered by Bank Indonesia in Purwokerto. The research is motivated by the fact that approximately 77.5% of MSMEs in Indonesia do not have financial statements. To help MSMEs overcome challenges related to financial reporting, Bank Indonesia developed the SIAPIK application. However, out of the eight MSMEs reviewed in the Purwokerto region, four of them were not using the SIAPIK accounting application.
This study adopts the Technology Acceptance Model (TAM) as the theoretical framework, which posits that higher levels of accounting knowledge, perceived usefulness, perceived ease of use, and user attitude are positively associated with a greater behavioral intention to use the application. A quantitative approach was employed using a survey method. The study initially targeted 73 respondents; however, only 52 MSME actors from Bank Indonesia’s fostered MSMEs across four regencies—Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, and Cilacap—provided usable data. All variables were measured using a Likert scale, and data were analyzed using SmartPLS through validity tests, reliability tests, discriminant validity, R-Square and Q-Square tests, and hypothesis testing.
The findings reveal that: (1) perceived usefulness and (2) perceived ease of use have a positive effect on user attitude; (3) accounting knowledge has no significant effect on user attitude; and (4) user attitude positively influences behavioral intention to use the SIAPIK accounting application. These results suggest that the more positive the perception of usefulness, ease of use, and user attitude, the stronger the intention to use the SIAPIK application. Conversely, accounting knowledge does not influence user attitude, indicating that differences in accounting knowledge levels among the fostered MSMEs do not affect their intention to use the application.
The implications of this study provide empirical support for TAM and offer insights for Bank Indonesia and the Office of Cooperatives and MSMEs in formulating policies, conducting socialization efforts, and providing training related to financial management using the SIAPIK application. The limitations of this study include the lack of comparison with non-fostered MSMEs, which limits broader perspectives, and the use of both online and offline data collection methods, which hindered direct assistance to all respondents.
Kata kunciKata kunci: Technology Acceptance Model, TAM, Aplikasi Akuntansi, SIAPIK, UMKM binaan Bank Indonesia Purwokerto
Pembimbing 1Bambang Setyobudi Irianto
Pembimbing 2-
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2025-07-28 13:17:05.994897
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.