Artikel Ilmiah : F1F021073 a.n. RAHAJENG NOVI PUSPORINI

Kembali Update Delete

NIMF1F021073
NamamhsRAHAJENG NOVI PUSPORINI
Judul ArtikelAnalisis Kerja Sama Ekonomi Digital Indonesia-Singapura dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Tahun 2020-2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kerja sama Indonesia-Singapura dalam pengembangan ekonomi digital di KEK NDP dapat berjalan selama masa pandemi hingga pasca-pandemi. Selain itu kerja sama ini terjadi awalnya karena terdapat peran perusahaan swasta (B2B) dalam membentuk sebuah perjanjian kerja sama yang kemudian diperkuat oleh kedua negara (G2G) dalam pertemuan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah tantangan dalam kerja sama kedua negara selama tahun 2020-2022 namun pada tahun berikutnya kerja sama ekonomi digital di KEK NDP meningkat. Kerja sama ini melihatkan bagaimana kedua negara merespon tuntutan globalisasi dan situasi pandemi global seperti penyusunan perjanjian, penguatan infrastruktur konektivitas untuk menjalankan pengembangan infrastruktur dan penyesuaian kebijakan yang mendukung jalannya kerja sama. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah perlu memastikan pelaksanaan kebijakan pendukung investasi dan kemudahan berusaha berjalan secara maksimal. Serta pengelola dan otoritas KEK NDP, diharapkan dapat mempercepat pengembangan infrastruktur digital utama, seperti pembangunan pusat data, jaringan kabel bawah laut, dan penyediaan energi yang stabil untuk mendukung pertumbuhan industri digital.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to examine how Indonesia-Singapore cooperated in developing the digital economy within the Nongsa Digital Park (NDP) Special Economic Zone during the COVID-19 pandemic and the post-pandemic period. The cooperation initially began with private sector initiative (B2B), which were later strengthened by official bilateral agreements (G2G) through government-level meetings. The findings show that although there were several challenges in the cooperation between 2020 and 2022, the digital economy partnership at NDP improved significantly in the following years. This case demonstrates how both countries responded to the pressures of globalization and the pandemic by drafting cooperation agreements, enhancing digital connectivity infrastructure, and adjusting supportive national policies. The study recommends that the government ensure the effective implementation of policies that promote investment and ease of doing business. Furthermore, the NDP authority and management are encouraged to accelerate the development of key digital infrastructure, such as data centers, undersea cable systems, and stable energy supply, to support the growth of the digital industry.
Kata kunciKerja Sama Bilateral, Ekonomi Digital, KEK Nongsa Digital Park, Indonesia-Singapura, Infrastruktur Digital, Pandemi COVID-19
Pembimbing 1Dr. Tundjung Linggarwati, M.Si
Pembimbing 2Fitri Adi Setyorini, M.H.I
Pembimbing 3Arum Tri Utami, S.IP., M.A
Tahun2025
Jumlah Halaman59
Tgl. Entri2025-07-28 11:31:47.344681
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.