Artikel Ilmiah : C1A021054 a.n. AQZAL ILHAM YULIANTO

Kembali Update Delete

NIMC1A021054
NamamhsAQZAL ILHAM YULIANTO
Judul ArtikelANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEDALAMAN KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN 2020-2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kedalaman Kemiskinan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2020-2024”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh : 1) rata-rata lama sekolah; 2) tingkat kesempatan kerja; 3) pertumbuhan ekonomi; 4) Bantuan Pangan Non Tunai; 5) rasio ketergantungan. Penelitian ini menggunakan data dari 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan metode regresi data panel menggunakan Random Effect Model (REM). Uji multikolinearitas dan uji heteroskedasitas, dilakukan untuk menguji keabsahan model.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif signifikan terhadap kedalaman kemiskinan sehingga semakin tinggi jenjang pendidikan masyarakat akan mengurangi kedalaman kemiskinan. Sementara itu, tingkat kesempatan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kedalaman kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi juga memiliki tidak berpengaruh signifikan terhadap kedalaman kemiskinan. Pada Bantuan Pangan Non Tunai memiliki berpengaruh positif signifikan terhadap kedalaman kemiskinan. Sementara itu, variabel rasio ketergantungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kedalaman kemiskinan. Secara bersama-sama model yang digunakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel kedalaman kemiskinan dengan nilai uji F sebesar 0.000034 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi R menunjukkan variabel independen yang digunakan dapat menjelaskan variabel kedalaman kemiskinan sebesar 12,7 % sementara 87,3% lainnya dijelaskan variabel lain di luar model.
Berdasarkan hasil penelitian ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diharapkan memperkuat sektor pendidikan untuk mengatasi masalah kedalaman kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, kebijakan ketenagakerjaan harus difokuskan pada peningkatan kualitas tenaga kerja sehingga angkatan kerja yang terserap memiliki pendapatan yang lebih layak. Pertumbuhan ekonomi juga harus lebih inklusif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh kelompok miskin. Program Bantuan Pangan Non Tunai perlu dievaluasi agar lebih efektif dan memiliki dampak yang sesuai tujuan program. Terakhir, pemerintah perlu membuat kebijakan yang memprioritaskan kelompok usia produktif karena Provinsi Jawa Tengah sedang mengalami bonus demografi.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is entitled “An Analysis of the Factors Affecting the Poverty Depth Index in Regencies/Municipalities of Central Java for the Period 2020–2024 The objective of this study is to analyze the influence of: (1) average years of schooling; (2) employment rate; (3) economic growth; (4) Non-Cash Food Assistance (BPNT); and (5) dependency ratio. This study uses data from 35 regencies/municipalities in Central Java Province and employs a panel data regression method using the Random Effects Model (REM). Multicollinearity and heteroscedasticity tests were conducted to assess the validity of the model.
The results of this study show that average years of schooling have a significant negative effect on the poverty depth index, indicating that higher levels of education reduce the severity of poverty. Meanwhile, the employment rate does not have a significant effect on the poverty depth index. Economic growth also does not have a significant effect on the poverty depth index. Non-Cash Food Assistance has a significant positive effect on the poverty depth index. Meanwhile, the dependency ratio does not have a significant effect on the poverty depth index. Simultaneously, the model used in this study has a significant effect on the poverty depth index, with an F-test value of 0.000034 < 0.05. The coefficient of determination (R²) indicates that the independent variables explain 12.7% of the variation in the poverty depth index, while the remaining 87.3% is explained by other variables outside the model.
Based on the findings of this study, the Provincial Government of Central Java is expected to strengthen the education sector in order to address the issue of poverty depth in the region. In addition, employment policies should focus on improving the quality of the workforce so that the employed population can earn a more decent income. Economic growth must also be made more inclusive so that its benefits can reach the poor. The Non-Cash Food Assistance program should be evaluated to ensure its effectiveness and alignment with its intended objectives. Finally, the government needs to implement policies that prioritize the productive age groups, considering that Central Java Province is currently experiencing a demographic bonus.
Kata kunciKedalaman Kemiskinan, Rata-rata Lama Sekolah, Tingkat Kesempatan Kerja, Pertumbuhan Ekonomi, BPNT, Rasio Ketergantungan.
Pembimbing 1Prof. Drs. Nurul Anwar, M.S., Ph.D
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-07-28 09:24:58.00332
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.