Artikel Ilmiah : J1C021031 a.n. ALYA BUNGA FATINASARI

Kembali Update Delete

NIMJ1C021031
NamamhsALYA BUNGA FATINASARI
Judul ArtikelPenggunaan Dialek Kansai dalam Komunikasi di Arima Royal Golf Club Jepang: Analisis Pendekatan Sosiolinguistik
Abstrak (Bhs. Indonesia)Komunikasi merupakan suatu kecakapan untuk menyampaikan pesan antara dua individu atau lebih dengan tujuan untuk mencapai kesamaan makna. Kesamaan makna kata dapat dicapai dengan alat komunikasi, yaitu bahasa yang terdiri dari simbol, kata, aturan bahasa dan elemen lainnya. Dalam kajian sosiolinguistik, variasi bahasa berdasarkan penuturnya dibagi menjadi empat jenis, yaitu, idiolek, dialek, kronolek (dialek temporal), dan sosiolek (dialek sosial). Dialek Kansai merupakan salah satu dialek Jepang yang digunakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah Kansai atau Kinki yang mencakup prefektur Osaka, Kyoto, Mie, Wakayama, Shiga, dan Hyogo. Arima Royal Golf Club sendiri terletak di Ogocho Kitahata, Kobe, Prefektur Hyogo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan dialek Kansai dalam komunikasi di Arima Royal Golf Club Jepang, khususnya komunikasi antara caddy asal Indonesia sebagai penutur asing dan pemain golf sebagi penutur dialek Kansai dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi mendalam dan wawancara dalam mengumpulkan data. Observasi mendalam merupakan salah satu jenis observasi di mana peneliti terlibat langsung dalam kegiatan atau situasi yang sedang diamati. Untuk mendukung data yang ditemukan peneliti maka dilakukan wawancara terstruktur terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana penggunaan dialek Kansai cukup dominan karena mayoritas pemain berasal dari wilayah Kansai. Serta ditemukan beberapa tantangan dan hambatan yang dialami oleh caddy Indonesia saat berkomunikasi di Arima Royal Golf Club.
Abtrak (Bhs. Inggris)Communication is the ability to convey messages between two or more individuals with the aim of achieving a common understanding. A common understanding of words can be achieved through communication tools, namely language, which consists of symbols, words, language rules, and other elements. In sociolinguistic studies, language variation based on its speakers is divided into four types: idiolect, dialect, chronolect (temporal dialect), and sociolect (social dialect). The Kansai dialect is one of the Japanese dialects used by people living in the Kansai or Kinki region, which includes the prefectures of Osaka, Kyoto, Mie, Wakayama, Shiga, and Hyogo. Arima Royal Golf Club itself is located in Ogocho Kitahata, Kobe, Hyogo Prefecture. This study aims to examine the use of the Kansai dialect in communication at the Arima Royal Golf Club in Japan, specifically communication between Indonesian caddies as foreign speakers and golfers as Kansai dialect speakers, using a sociolinguistic approach. The method used in this study is qualitative descriptive with deep observation and interview techniques to collect data. Deep observation is a type of observation where the researcher is directly involved in the activity or situation being observed. To support the data found by the researcher, structured interviews were conducted with the research subjects. The results show how the use of Kansai dialect is quite dominant because the majority of players come from the Kansai region. It also found some challenges and obstacles experienced by Indonesian caddies when communicating at Arima Royal Golf Club.
Kata kuncikomunikasi, sosiolinguistik, variasi bahasa, dialek Kansai
Pembimbing 1Prof. Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum.
Pembimbing 2Idah Hamidah, S.S., M.Hum.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2025-07-26 20:44:45.48464
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.