Artikel Ilmiah : E2A023059 a.n. ANDRIANANTENAINA FANIRINTSOA AIME
| NIM | E2A023059 |
|---|---|
| Namamhs | ANDRIANANTENAINA FANIRINTSOA AIME |
| Judul Artikel | COMPARISON OF POLICY FORMULATION ON CRIMINAL LEGAL SANCTIONS FOR NARCOTICS CRIMES IN INDONESIA AND MADAGASCAR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengkaji dan memperbandingkan formulasi sanksi pidana bagi pelaku tindak pidana narkotika di Madagaskar dan Indonesia, dengan fokus pada bentuk-bentuk sanksi yang dijatuhkan di masing-masing negara. Tulisan ini bertujuan menganalisis sanksi pidana yang berlaku bagi pelaku tindak pidana narkoba di kedua negara, dengan menyoroti kekuatan dan kelemahan pendekatan masing-masing. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah yuridis normatif yang bersifat studi perbandingan hukum. Sehingga jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder dan tersier kemudian data-data yang diperoleh diuraikan dengan metode kualitatif. Tulisan ini mengungkapkan bahwa formulasi sanksi pidana di Madagaskar memprioritaskan sistem sanksi pidana ringan, dengan hukuman penjara, denda, penahanan, dan kerja paksa sebagai bentuk hukuman utama, sementara kebijakan Indonesia menggabungkan sanksi pidana dan tindakan, dengan fokus pada hukuman penjara dan rehabilitasi. Penelitian ini berargumen bahwa pendekatan Madagaskar kurang tegas, dengan hukuman yang ringan sehingga tidak memberikan efek jera bagi pelaku. Sebaliknya, Indonesia telah berkembang dengan memasukkan berbagai sanksi, termasuk hukuman mati, denda, hukuman penjara, penahanan, dan rehabilitasi, dengan program rehabilitasi wajib bagi pecandu narkoba. Studi ini menyimpulkan dengan merekomendasikan agar Madagaskar mengadopsi pendekatan yang lebih proporsional terhadap sanksi pidana, dengan hukuman yang lebih berat bagi pengedar dan fokus yang lebih besar pada rehabilitasi. Sementara itu, Indonesia harus terus menyempurnakan pendekatannya untuk memastikan bahwa pengguna narkoba diperlakukan sebagai korban, bukan pelaku. Temuan tulisan ini berkontribusi pada pengembangan sanksi pidana yang adil dan manusiawi bagi pelaku narkoba di kedua negara. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examines and compares the formulation of criminal sanctions for drug offenders in Madagascar and Indonesia, focusing on the forms of sanctions imposed in each country. This study aims to analyze the criminal sanctions applicable to drug offenders in both countries, highlighting the strengths and weaknesses of each approach. The research method used by the author in this study is normative juridical, which is a comparative legal study. Therefore, the type of data used is secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, then the data obtained is analyzed using qualitative methods. This paper reveals that the formulation of criminal sanctions in Madagascar prioritizes a system of light criminal sanctions, with imprisonment, fines, detention, and forced labor as the main forms of punishment, while Indonesia's policy combines criminal sanctions and measures, with a focus on imprisonment and rehabilitation. This study argues that Madagascar's approach is less strict, with light penalties that do not provide a deterrent effect for offenders. In contrast, Indonesia has developed to include various sanctions, including the death penalty, fines, imprisonment, detention, and rehabilitation, with mandatory rehabilitation programs for drug addicts. The study concludes by recommending that Madagascar adopt a more proportionate approach to criminal sanctions, with harsher penalties for dealers and a greater focus on rehabilitation. Meanwhile, Indonesia should continue to refine its approach to ensure that drug users are treated as victims, not perpetrators. The findings of this paper contribute to the development of fair and humane criminal sanctions for drug offenders in both countries. |
| Kata kunci | Sanksi pidana, tindak pidana narkotika, kebijakan hukum pidana |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Angkasa, S.H. M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 45 |
| Tgl. Entri | 2025-07-23 18:56:15.111518 |