| NIM | B1A020006 |
| Namamhs | SABRINA ABEALLYA AFTHONI |
| Judul Artikel | Keanekaragaman Tumbuhan Paku Terestrial di Hutan Heterogen Lereng Selatan Gunung Slamet |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tumbuhan paku (Pteridophyta) terestrial merupakan kelompok tumbuhan vaskuler tak berbiji yang bereproduksi dengan spora, serta memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Tumbuhan paku memiliki persebaran dari ketinggian 0–3.200 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan pada hutan heterogen Lereng Selatan Gunung Slamet dengan titik koordinat 7º 17’41” – 7º 17’32” LS, 109º 13’31” – 109º 13’26” BT dalam jangkauan line transect jarak 0–250 m. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman spesies dan indeks keanekaragaman spesies tumbuhan paku terestrial. Metode yang digunakan yaitu metode survei deskriptif kuantitatif dan line transect pada pengambilan sampel. Variabel yang diamati yaitu keanekaragaman spesies tumbuhan paku terestrial dengan parameter jumlah spesies dan jumlah individu pada tiap spesies. Parameter lingkungan yang digunakan berupa suhu lingkungan, kelembapan udara, intensitas cahaya, dan pH tanah. Hasil data sampling dan data lingkungan dianalisis secara deskriptif dan dihitung indeks keanekaragaman spesiesnya menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 141 individu dalam 10 spesies dan dikelompokkan ke dalam 4 famili. Spesies dari famili Aspleniaceae yang ditemukan antara lain Asplenium scolopendrium, Diplazium dilatatum, D. proliferum, Thelypteris dentata, T. subpubescens, famili Lindsaeaceae yaitu Lindsaea doryphora, famili Polypodiaceae antara lain Nephrolepis biserrata, N. brownii, Tectaria angulata, dan famili Selaginellaceae yaitu Selaginella ornata. Total nilai indeks keanekaragaman spesies (H’) sebesar 2,19 yang tergolong dalam kategori sedang. Nilai indeks keanekaragaman spesies (H’) tertinggi terdapat di stasiun III sebesar 2,25, dan terendah terdapat di stasiun V sebesar 1,85. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Terrestrial ferns (Pteridophyta) are a group of seedless vascular plants that reproduce by spores and play an important role in maintaining the balance of forest ecosystems. Ferns are found at altitudes ranging from 0 to 3,200 meters above sea level. This study was conducted in the heterogeneous forest of the southern slope of Mount Slamet at coordinates 7º 17’41” – 7º 17’32” S, 109º 13’31” – 109º 13’26” E within a line transect range of 0–250 m. The objective of this study was to determine the species diversity and species diversity index of terrestrial ferns. The methods used were quantitative descriptive survey and line transect sampling. The variables observed were the species diversity of terrestrial ferns, with parameters including the number of species and the number of individuals per species. Environmental parameters included ambient temperature, air humidity, light intensity, and soil pH. Sampling data and environmental data were analyzed descriptively, and species diversity indices were calculated using the Shannon-Wiener diversity index. The study found 141 individuals in 10 species, grouped into 4 families. Species from the family Aspleniaceae included Asplenium scolopendrium, Diplazium dilatatum, D. proliferum, Thelypteris dentata, T. subpubescens, the family Lindsaeaceae, namely Lindsaea doryphora, the family Polypodiaceae, including Nephrolepis biserrata, N. brownii, Tectaria angulata, and the Selaginellaceae family, including Selaginella ornata. The total species diversity index (H’) value was 2.19, classified as moderate. The highest species diversity index (H’) value was found at station III at 2.25, and the lowest at station V at 1.85. |
| Kata kunci | lereng selatan, Gunung Slamet, hutan heterogen, keanekaragaman, paku terestrial |
| Pembimbing 1 | Drs. Sukarsa, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dian Palupi, S.Si., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2025-07-21 12:35:13.34741 |
|---|