Artikel Ilmiah : C1A009021 a.n. DWIE AGUSTINA SETYANINGSIH

Kembali Update Delete

NIMC1A009021
NamamhsDWIE AGUSTINA SETYANINGSIH
Judul ArtikelEfisiensi dan Pendapatan pada Usaha Gula Kelapa Cetak di Desa Maribaya Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul efisiensi dan pendapatan pada usaha gula kelapa
cetak di Desa Maribaya Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal, jumlah pohon, kulit
manggis dan kapur terhadap produksi gula kelapa cetak, mengetahui efisiensi
penggunaan faktor-faktor produksi dan efisiensi ekonomi dari usaha gula kelapa
cetak serta mengetahui pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang di lihat
dari tingkat pendapatan pengrajin gula kelapa cetak di Desa Maribaya Kecamatan
Karanganyar Kabupaten Purbalingga. Sampel dalam penelitian ini adalah sebesar
44 responden yang diambil menggunakan Stratified Random Samplingdan
dengan rumus gay.
Analisis dilakukan dengan menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglasyang ditransformasikan ke dalam fungsi linear logaritma. Untuk
mengetahui efisiensi penggunaan faktor produksi digunakan rasio antara nilai
produk marjinal (NPM) sedangkan untuk mengetahui efisiensi ekonomi
digunakan rumus R/C. Kesejahteraan dihitung dengan membandingkan
pendapatan dengan KHL Purbalingga 2012.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama modal, jumlah
pohon, kulit manggis dan kapur berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi
gula kelapa cetak. Namun secara parsialhanya jumlah pohon, kulit manggis dan
kapur yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi gula kelapa cetak,
sedangkan modal tidak berpengaruh signifikan karena modal hanya digunakan
untuk meningkatkan kenyamanan tempat produksi. Penggunaan faktor-faktor
produksi masih belum efisien, karena efisiensi tercapai apabilaNPMxi/ PXi= 1.
Secara keseluruhan usaha gula kelapa cetak di Desa Maribaya Kecamatan
Karanganyar Kabupaten Purbalingga ini sudah menguntungkan, namun
pendapatan pengrajin rata-rata belum dapat memenuhi nilai Kebutuhan Hidup
Layak (KHL) Kabupaten Purbalingga tahun 2012.
Pengrajin gula kelapa cetak di Desa Maribaya Kecamatan Karanganyar
Kabupaten Purbalingga sebaiknya mampu memasarkan hasil produksinya dengan
baik yaitu dengan memasarkan secara langsung ke konsumen tanpa perantara
pengepul agar dapat meningkatkan penerimaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The titled of this research is efficiency and revenues of formed palm sugar
in Maribaya village, Karanganyar, Purbalingga. The purpose of this research
was to determine the influence of asset, the number of trees, mangosteen peel and
lime to the production of formed palm sugar, then to determine efficiencyof
production factors and economic efficiency of formed palm sugar, and then to
determine decent subsistence that views of the level of craftsman income in
Maribaya village, Karanganyar, Purbalingga. Samples were 44 respondents that
are taken by using Stratified Random Sampling and drawn by gay formula.
Analysis is conducted by using the production function model of Cobb-Douglas that transformed in the logarithm linear function. To find out the
efficiency of production factor by using the ration between the value of marginal
product (NPM) then to find out economic efficiency by using R/C function.
Welfare counted by compare the revenue and KHL Purbalingga 2012.
The research result showed that asset, the number of trees, mangosteen peel
and lime had significant effect simultaneosly to the production of formed palm
sugar. But partially, only the number of trees, mangosteen peel and lime had
significant effect. Asset no significant because asset is only used to improve the
comfort of production site. Factors of production are still not efficiently, because
efficiency is achived when NPMx
i/ PXi= 1. Overall the business of formed palm
sugar in Maribaya village is profitable, but their revenue have not been able to
completed the need which standard of Purbalingga District in the year 2012.
Craftsmans of mold palm sugar in Maribaya village, in Karanganyar Sub
District should be able to market their products properly with direct marketing to
consumers without intermediate with collectors in order to increase revenue.
Kata kunciefisiensi, pendapatan, gula kelapa cetak, pengrajin
Pembimbing 1Dra. Endang Sri Gunawati, MP
Pembimbing 2Dra. Neni Widyaningsih, MM
Pembimbing 3Drs. Rusmusi IMP, MSi
Tahun2013
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.