Artikel Ilmiah : C1B021045 a.n. EZZRA RAUWDA PERVILIAN
| NIM | C1B021045 |
|---|---|
| Namamhs | EZZRA RAUWDA PERVILIAN |
| Judul Artikel | Analisis Manajemen Risiko Pada UMKM Bambu di Desa Legok dengan Pendekatan ISO 31000:2018 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bambu di Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai risiko yang menghambat pengembangan usaha secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada UMKM bambu dengan menggunakan pendekatan ISO 31000:2018, guna mengidentifikasi tantangan, pengkategorian risiko, tingkat risiko berdasarkan probabilitas dan dampak, serta penanganan risiko yang tepat untuk meningkatkan keberlangsungan usaha. Metode penelitian menggunakan studi kasus pada dua kelompok UMKM bambu, yaitu petani bambu “Tunas Karya Lestari” dan perajin bambu “Berkah Bambu Lestari” di Desa Legok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM bambu menghadapi risiko yang kompleks mulai dari aspek operasional, keuangan, hingga legalitas usaha yang belum optimal. Pendekatan ISO 31000:2018 terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko tersebut dengan menyusun risk register, serta menentukan risk appetite dan risk tolerance yang sesuai. Penanganan risiko yang direkomendasikan dapat membantu UMKM bambu meningkatkan efisiensi operasional dan keberlangsungan usaha di tengah tantangan yang ada. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pelaku UMKM bambu dan pihak terkait dalam mengimplementasikan manajemen risiko secara sistematis untuk mendukung pengembangan usaha yang berkelanjutan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Bamboo Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Legok Village, Bantarkawung District, Brebes Regency, have great potential in supporting the local economy, but still face various risks that hinder optimal business development. This research aims to analyze risk management in bamboo MSMEs using the ISO 31000:2018 approach, in order to identify challenges, categorize risks, level risks based on probability and impact, and handle appropriate risks to improve business sustainability. The research method used case studies on two groups of bamboo MSMEs, namely bamboo farmers “Tunas Karya Lestari” and bamboo crafters “Berkah Bambu Lestari” in Legok Village. The results showed that bamboo MSMEs face complex risks ranging from operational, financial, to business legality aspects that have not been optimized. The ISO 31000:2018 approach proved effective in identifying and managing these risks by compiling a risk register, and determining the appropriate risk appetite and risk tolerance. The recommended risk management can help bamboo MSMEs improve operational efficiency and business sustainability amid the challenges. This research provides a practical contribution for bamboo MSME players and related parties in implementing risk management systematically to support sustainable business development. |
| Kata kunci | Manajemen Risiko, UMKM Bambu, ISO 31000:2018, SMART, SWOT. |
| Pembimbing 1 | Sri Lestari |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2025-07-18 15:09:39.650426 |