Artikel Ilmiah : H1B021083 a.n. NDHARU NUGRAHANING GUSTI
| NIM | H1B021083 |
|---|---|
| Namamhs | NDHARU NUGRAHANING GUSTI |
| Judul Artikel | Asesmen Dermaga Transportasi Laut Di Laguna Segara Anakan |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Di bagian selatan Pulau Jawa, di batas antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, terdapat sebuah laguna yang disebut Laguna Segara Anakan. Laguna ini terletak di Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Pangandaran yang mempunyai beberapa dermaga. Dermaga yang terdapat pada Laguna Segara Anakan ini memiliki peranan signifikan sebagai tempat untuk menunjang transportasi air berjalan dengan lebih mudah, serta berfungsi sebagai penghubung aktivitas ekonomi di antara kedua daerah tersebut.Namun, untuk memperlancar aktivitas tersebut perlu adanya pengkajian tentang ukuran dermaga dan kolam labuh, serta fasilitas untuk menunjang keamanan dan kenyamanan dermaga. Metode penelitian yang digunakan meliputi survey sarana dan prasarana dermaga, kedalaman kolam labuh dengan alat echo sounder, analisis kebutuhan dermaga berdsarkan luas dermaga, serta analisis kelayakan kolam labuh dermaga berdasarkan ukuran standar. Hasil penelitian menunjukan pada sarana dan prasanan dermaga Ujung Gagak, Majingklak, Klaces, dan Ujung Alang banyak terdapat sarana dan prasana yang kurang lengkap. Berdasarkan jumlah penumpang pertahun, untuk hasil analisis kebutuhan dermaga dari keempat dermaga dalam kategori layak, hanya saja untuk kelayakan kolam labuh dermaga pada panjang kolam labuh dari masing – masing dermaga belum memenuhi untuk kelayakannya. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan seperti tindak lanjut terhadap fasilitas dermaga serta evaluasi terhadap ukuran kolam labuh yang ada disetiap dermaga. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In the southern part of Java Island, at the border between West Java Province and Central Java Province, there is a lagoon called Segara Anakan Lagoon. This lagoon is located in Cilacap Regency and Pangandaran Regency, which have several jetties. The jetties in Segara Anakan Lagoon play a significant role as facilities that support smoother water transportation and function as connectors for economic activities between the two regions. However, to facilitate these activities, it is necessary to conduct assessments on the size of the jetties and anchorage basins, as well as the facilities needed to ensure safety and comfort at the jetties. The research methods used include surveys of the jetty facilities and infrastructure, measurement of anchorage basin depth using an echo sounder, analysis of jetty requirements based on the area of the jetties, and feasibility analysis of the anchorage basins based on standard dimensions. The research results show that the facilities and infrastructure at Ujung Gagak, Majingklak, Klaces, and Ujung Alang jetties are generally incomplete. Based on the annual number of passengers, the analysis of jetty requirements indicates that all four jetties are categorized as feasible; however, the feasibility of the anchorage basins in terms of their lengths at each jetty has not yet met the standards. Therefore, policies are needed to follow up on jetty facilities and to evaluate the existing anchorage basin dimensions at each jetty. |
| Kata kunci | Transportasi air, Laguna segara anakan, Dermaga, Kedalaman sungai, Fasilitas dermaga, Kelayakan kolam labuh |
| Pembimbing 1 | Ir. Wahyu Widiyanto, S.T.,M.T. Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Ir. Sanidhya Nika Purnomo, S.T.,M.T. Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2025-07-16 13:47:42.445339 |