Artikel Ilmiah : C1B021014 a.n. DEWAFI AL IMAN

Kembali Update Delete

NIMC1B021014
NamamhsDEWAFI AL IMAN
Judul ArtikelThe Role of Cyberloafing in Mediating the Effect of Academic Stress and Academic Burnout on Academic Performance
Abstrak (Bhs. Indonesia)Teori Job Demands-Resources (JD-R) dan Conservation of Resources (COR) menjelaskan bahwa tekanan dan kelelahan akibat tuntutan akademik dapat memengaruhi perilaku dan performa mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi mediasi dengan menggunakan uji Sobel yang didukung oleh IBM SPSS 29. Responden penelitian ini adalah 394 mahasiswa aktif Universitas Jenderal Soedirman yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur empat variabel utama, yaitu stres akademik, kelelahan akademik, cyberloafing, dan kinerja akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Stres akademik berpengaruh positif signifikan terhadap cyberloafing, 2) Kelelahan akademik berpengaruh positif signifikan terhadap cyberloafing, 3) Stres akademik berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja akademik, 4) Kelelahan akademik berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja akademik, 5) Cyberloafing secara signifikan memediasi hubungan antara stres akademik terhadap kinerja akademik, 6) Cyberloafing secara signifikan memediasi hubungan antara kelelahan akademik terhadap kinerja akademik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran institusi pendidikan dalam membantu mahasiswa mengelola stres dan kejenuhan akademik, serta mengurangi perilaku cyberloafing untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi akademik. Diperlukan kebijakan pembelajaran yang mendukung kesejahteraan mental mahasiswa dan mengontrol penggunaan internet secara bijak di lingkungan akademik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Job Demands-Resources (JD-R) and Conservation of Resources (COR) theories explain that pressure and fatigue due to academic demands can affect student behavior and performance. This study uses a quantitative approach with descriptive methods and mediation regression analysis using the Sobel test supported by IBM SPSS 29. The respondents were 394 active students of Jenderal Soedirman University, selected using purposive sampling. Data were collected using a questionnaire measured four main variables namely academic stress, academic burnout, cyberloafing, and academic performance. The research showed that: 1) Academic stress has a significant positive effect on cyberloafing, 2) Academic burnout has a significant positive effect on cyberloafing, 3) Academic stress has a significant negative effect on academic performance, 4) Academic burnout has a significant negative effect on academic performance, 5) Cyberloafing significantly mediates the relationship between academic stress on academic performance, 6) cyberloafing significantly mediates the relationship between academic fatigue on academic performance. The implication of this study is the important role of educational institutions in helping students manage stress and academic burnout, and reduce cyberloafing behavior to maintain and improve academic performance. Learning policies that support students' mental well-being and control the wise use of the internet in the academic environment are also needed.
Kata kunciAcademic Stress, Academic Burnout, Academic Performance, Cyberloafing.
Pembimbing 1Dr. E Siti Zulaikha Wulandari, S.E., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ratno Purnomo, S.E., M.Si.
Pembimbing 3Dr. Dwita Darmawati, S.E., M.Si.
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-07-16 11:36:27.497517
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.