Artikel Ilmiah : I1C021022 a.n. AURORA DEWI ARIFINA

Kembali Update Delete

NIMI1C021022
NamamhsAURORA DEWI ARIFINA
Judul ArtikelANALISIS SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DENGAN PENDEKATAN KEMOMETRIK UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN BEBERAPA JAMU DENGAN KHASIAT YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jamu merupakan sediaan tradisional berbasis tanaman obat dengan klaim khasiat terapeutik tertentu. Meskipun berbeda tujuan penggunaan, sebagian besar jamu mengandung senyawa kimia serupa seperti flavonoid, terpenoid, alkaloid, dan fenolik, yang dapat menghasilkan spektrum UV-Vis yang tumpang tindih dan menyulitkan klasifikasi berdasarkan khasiat. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jamu berdasarkan profil spektrum UV-Vis menggunakan pendekatan kemometrik. Sampel dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 200–800 nm dalam pelarut etanol. Data spektrum pada rentang 300–550 nm kemudian dianalisis menggunakan metode kemometrik, meliputi PCA, PLS-DA, dan HCA. Seluruh sampel menunjukkan aroma herbal yang seragam serta variasi warna antar merek dan kelompok khasiat. Hasil menunjukkan bahwa rentang spektrum tersebut menjelaskan lebih dari 90% variasi data, dengan seluruh sampel peningkat stamina terkelompok dalam satu sub-cluster. Meskipun demikian, kombinasi UV-Vis dan kemometrik belum sepenuhnya optimal untuk klasifikasi jamu berdasarkan khasiat secara tegas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Jamu is a traditional preparation composed of medicinal plants with specific therapeutic claims. Although formulated for different purposes, most jamu products contain similar classes of chemical compounds, such as flavonoids, terpenoids, alkaloids, and phenolics, which may produce overlapping UV-Vis spectra and complicate classification based on therapeutic function. This study aims to classify jamu based on their UV-Vis spectral profiles using a chemometric approach. Samples were analyzed using UV-Visible spectrophotometry in ethanol solvent across a wavelength range of 200–800 nm. Spectral data within the 300–550 nm range were then analyzed using chemometric methods, including PCA, PLS-DA, and HCA. All samples exhibited a consistent intense herbal aroma, with variations in color observed among brands and therapeutic groups. The selected spectral range accounted for more than 90% of the data variation, with all stamina-enhancing samples clustered within the same sub-cluster. Nevertheless, the combination of UV-Vis spectroscopy and chemometric analysis was not fully optimal for clearly classifying jamu based on their claimed therapeutic effects.
Kata kunciJamu, Pegal Linu, Peningkat Stamina Pria, Penambah Nafsu Makan, Pelangsing, Ulu Hati, Spektrofotometri UV-Vis, Kemometrik
Pembimbing 1Dr.nat.techn. apt. Hendri Wasito, M.Sc
Pembimbing 2apt. Rehana, M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2025
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2025-07-14 10:52:13.157175
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.