Artikel Ilmiah : I1C021063 a.n. AULIA RAHMAYATI FIADI

Kembali Update Delete

NIMI1C021063
NamamhsAULIA RAHMAYATI FIADI
Judul ArtikelEVALUASI POTENTIALLY INAPPROPRIATE MEDICATION
(PIM) PADA PASIEN GERIATRI BERDASARKAN BEERS
CRITERIA DI RSUD DR. R. GOETENG TAROENADIBRATA
PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Geriatri merupakan populasi yang rentan mengalami masalah terkait
obat akibat perubahan fisiologis. Potensi penggunaan obat yang tidak
tepat (PIM) dapat meningkatkan risiko efek samping. Beers Criteria
2023 digunakan untuk mengidentifikasi PIM pada pasien geriatri.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kejadian PIM pada pasien geriatri
rawat inap di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Penelitian ini bersifat observasional retrospektif terhadap 98 pasien usia
≥60 tahun selama Januari–Desember 2024 dengan teknik purposive
sampling. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Beers Criteria
2023. Hasil menunjukkan 88 dari 98 pasien mengalami PIM dengan total
212 kejadian. Kategori 1 (obat yang harus dihindari), dengan ketorolac
dan diazepam sebagai obat paling sering diresepkan secara tidak tepat,
kategori 2 (interaksi dengan penyakit) yaitu ketorolac dengan gagal
jantung, kategori 3 (obat yang digunakan dengan hati-hati) yaitu
furosemide, kategori 4 (interaksi antar obat) yaitu gabapentin dengan
opioid, dan kategori 5 (obat yang harus dihindari atau dengan
penyesuaian dosis berdasarkan fungsi ginjal) yaitu etoricoxib.
Prevalensi PIM pada pasien geriatri tergolong tinggi (89,8%), sehingga
diperlukan evaluasi terapi dan pemantauan penggunaan obat secara
berkala untuk meminimalkan risiko penggunaan obat yang tidak sesuai
pada pasien geriatri
Abtrak (Bhs. Inggris)The geriatric population is particularly vulnerable to drug-related
problems due to physiological changes associated with aging. The
potential use of potentially inappropriate medications (PIM) increases
the risk of adverse effects. The Beers Criteria 2023 is used to identify
PIM in elderly patients. This study aimed to evaluate the incidence of
PIM among hospitalized geriatric patients at RSUD dr. R. Goeteng
Taroenadibrata Purbalingga. This was a retrospective observational
study involving 98 inpatients aged ≥60 years during the period of
January–December 2024, using purposive sampling. Data were
analyzed descriptively based on the Beers Criteria 2023. The results
showed that 88 out of 98 patients experienced PIM, with a total of 212
occurrences. Category 1 (medications to be avoided) included ketorolac
and diazepam as the most frequently inappropriately prescribed drugs;
category 2 (drug–disease interactions) involved ketorolac in patients
with heart failure; category 3 (medications to be used with caution)
involved furosemide; category 4 (clinically significant drug–drug
interactions) involved gabapentin and opioids; and category 5
(medications to be avoided or dose-adjusted based on renal function)
involved etoricoxib. The prevalence of PIM among geriatric inpatients
was considered high (89.8%), indicating the need for regular therapy
evaluation and medication monitoring to minimize the risk of
inappropriate drug use in elderly patients.
Kata kunciGeriatri, Beers Criteria 2023, PIM, Pasien Rawat Inap, RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga
Pembimbing 1Dr.apt Hanif Nasiatul Baroroh, M.Sc
Pembimbing 2apt.Vitis Vini Fera R,M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-07-10 12:10:23.25513
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.