| NIM | C1B021088 |
| Namamhs | HAMMAM PUTRA SURANDOKO |
| Judul Artikel | PERAN MEDIASI DIGITAL TRANSFORMATION PADA HUBUNGAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT TERHADAP KINERJA UMKM DI KOTA BANDUNG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengkaji dampak Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management/TQM) dan Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM) terhadap kinerja UMKM di sektor kedai kopi di Bandung, dengan Transformasi Digital sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menanggapi kebutuhan yang semakin meningkat bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan daya saing melalui manajemen mutu dan adopsi digital. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 155 pemilik kedai kopi melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TQM dan SCM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis dan transformasi digital. Transformasi digital juga meningkatkan kinerja serta memediasi hubungan antara TQM, SCM, dan hasil bisnis, yang menegaskan peran strategisnya dalam mendorong daya saing. Namun, penelitian ini terbatas pada wilayah Bandung dan sektor kedai kopi, sehingga penerapannya secara lebih luas mungkin terbatas. Desain penelitian yang bersifat cross-sectional juga membatasi pemahaman terhadap tren jangka panjang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mencakup wilayah dan sektor UMKM lainnya, serta mempertimbangkan faktor moderasi seperti kompetensi digital atau tingkat persaingan pasar. Bagi pemilik kedai kopi, temuan ini menyoroti pentingnya integrasi TQM dan SCM dengan alat digital. Pemerintah daerah perlu mendukung integrasi ini melalui pelatihan, pembangunan infrastruktur, dan fasilitasi rantai pasok guna meningkatkan adaptabilitas UMKM di era digital. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examines the impact of Total Quality Management (TQM) and Supply Chain Management (SCM) on the performance of MSMEs in Bandung’s coffee shop sector, with Digital Transformation as a mediating variable. The research addresses the growing need for MSMEs to improve efficiency, service quality, and competitiveness through quality management and digital adoption. Using a quantitative approach, data were collected from 155 coffee shop owners via questionnaires and analyzed with PLS-SEM. Results show that TQM and SCM positively and significantly affect business performance and digital transformation. Digital transformation also enhances performance and mediates the relationship between TQM, SCM, and outcomes, underscoring its role as a strategic enabler in driving competitiveness. However, the study is limited to Bandung and the coffee shop sector, which may restrict broader applicability. The cross-sectional design also limits insights into long-term trends. Future research should expand to other regions and MSME sectors and consider moderating factors like digital competence or market competition. For coffee shop owners, the findings highlight the importance of integrating TQM and SCM with digital tools. Local governments should support this integration through training, infrastructure, and supply chain facilitation to boost MSME adaptability in the digital era. |
| Kata kunci | Supply Chain Management, Total Quality Management, Digital Transformation, SMEs Performance, Resource Based View |
| Pembimbing 1 | Dr. Daryono, S.E., M.A.B. |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 22 |
| Tgl. Entri | 2025-07-03 14:21:38.570632 |
|---|