Artikel Ilmiah : I1C021025 a.n. INDAH ENGKU PUTRI

Kembali Update Delete

NIMI1C021025
NamamhsINDAH ENGKU PUTRI
Judul ArtikelEVALUASI DOSIS OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SOKARAJA 1
Abstrak (Bhs. Indonesia)Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan nasional. Pemberian dosis obat antidiabetes oral harus disesuaikan dengan respon glukosa pasien Evaluasi dosis obat antidiabetes oral perlu dilakukan karena penggunaan obat pada pasien akan dilakukan sepanjang hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dosis. Penelitian ini menggunakan studi non-eksperimental observasional deskriptif dengan pendekatan prospektif melalui analisis rekam medis dan wawancara pasien. Kriterian inklusi meliputi pasien rawat jalan prolanis usia 19-75 tahun yang menggunakan antidiabetes oral selama >1 bulan. Evaluasi dosis mengacu pada Perkeni 2021, pehitungan estimasi kadar Css metformin, dan efek samping menggunakan kuesioner. Dari 66 pasien, 50 pasien (75,76%) menggunakan terapi kombinasi dan 16 pasien (24,24%) menggunakan monoterapi. Metformin dan glimepirid merupakan kombinasi terbanyak (78%). Sebanyak 87,88% terapi sesuai pedoman terapi, 12,12% terapi tidak sesuai untuk penggunaan akarbose. Metformin dan glimepirid merupakan obat kombinasi yang paling banyak digunakan (78%). Penggunaan antidiabetes oral sebesar 87.87% sudah sesuai Perkeni.
Abtrak (Bhs. Inggris)Diabetes mellitus is a chronic disease with a rising prevalence globally and nationally. Oral antidiabetic drug dosing must be adjusted based on the patient’s blood glucose response. Continuous evaluation of dosage is needed, as treatment is long term. This study aims to evaluate dosing in outpatients at Puskesmas Sokaraja 1. This descriptive observational non-experimental study used a prospective approach. Data were collected through medical record analysis and patient interviews. Inclusion criteria were prolanis outpatients aged 19–75 years using oral antidiabetic drugs for over one month. Dosing was evaluated using Perkeni 2021 guidelines. Among 66 patients, 75.76% received combination therapy, mostly metformin and glimepiride (78%). About 87.88% of therapies followed guidelines; 12.12% were inappropriate, mainly involving acarbose. Metformin and glimepiride was the most common combination. Most oral antidiabetic use (87.88%) aligned with Perkeni guidelines.
Kata kunciAntidiabetes Oral, Dosis, Puskesmas
Pembimbing 1apt. Heny Ekowati, M.Sc., Ph.D
Pembimbing 2apt. Masita Wulandari Suryoputri, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2025-07-03 07:31:37.698194
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.