Artikel Ilmiah : C1B020048 a.n. RAFI MUHAMMAD WARITS

Kembali Update Delete

NIMC1B020048
NamamhsRAFI MUHAMMAD WARITS
Judul ArtikelPENGARUH LOCUS OF CONTROL EKSTERNAL DAN BURNOUT TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL NORMATIF DENGAN POWER DISTANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)RINGKASAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana locus of control eksternal dan burnout memengaruhi komitmen organisasional normatif, dengan mempertimbangkan power distance sebagai variabel moderasi. Komitmen organisasional normatif mengacu pada perasaan kewajiban moral seseorang untuk tetap setia terhadap organisasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi tingkat komitmen anggota dalam organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dan mengumpulkan data dari 100 responden anggota organisasi kemahasiswaan aktif. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji interaksi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA), dengan uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, serta uji signifikansi parsial dan simultan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa locus of control eksternal berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen organisasional normatif, yang berarti bahwa meskipun individu merasa kendali atas hasil berada di luar dirinya, mereka tetap mampu menginternalisasi nilai dan norma organisasi. Sementara itu, burnout terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap komitmen normatif, menunjukkan bahwa kelelahan emosional dan mental menurunkan keterikatan anggota terhadap organisasi. Adapun variabel power distance tidak terbukti secara statistik memoderasi hubungan antara locus of control eksternal maupun burnout terhadap komitmen organisasional normatif. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang perilaku organisasi di kalangan mahasiswa, serta menjadi bahan evaluasi struktural organisasi yang berbasis hierarki.
Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan nilai-nilai normatif dan penciptaan lingkungan organisasi yang mendukung secara psikologis agar anggota tetap memiliki komitmen tinggi, terlepas dari orientasi kontrol pribadi mereka. Organisasi kemahasiswaan sebaiknya memfasilitasi internalisasi norma melalui pelatihan kepemimpinan, kaderisasi, dan komunikasi yang terbuka. Selain itu, pencegahan burnout dapat dilakukan dengan manajemen beban kerja yang adil dan dukungan sosial internal. Meskipun power distance tidak signifikan sebagai variabel moderasi, organisasi tetap perlu menjaga keseimbangan struktur agar tidak menciptakan jarak kekuasaan yang terlalu lebar, yang berpotensi memengaruhi loyalitas dan motivasi anggota.
Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY
This study investigates the influence of external locus of control and burnout on normative organizational commitment, with power distance examined as a moderating variable. Normative organizational commitment reflects an individual's perceived moral obligation to remain loyal to their organization. Motivated by observed fluctuations in commitment levels among members of student organizations within the Faculty of Economics and Business at Jenderal Soedirman University, this research adopts a quantitative approach. Data were collected through purposive sampling from 100 active student organization members. Analytical methods included multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA), supplemented by classical assumption testing, determination coefficient analysis, and both partial and simultaneous significance testing.
Findings reveal that external locus of control significantly and positively affects normative organizational commitment, suggesting that individuals who perceive outcomes as externally controlled may still successfully internalize organizational values and norms. Conversely, burnout demonstrates a significant negative effect, indicating that emotional and mental exhaustion diminishes members’ attachment to their organizations. However, power distance did not statistically moderate the relationships between external locus of control or burnout and normative organizational commitment. These results enhance the understanding of organizational behavior among student populations and offer valuable insights for evaluating the structure of hierarchically organized groups.
The study underscores the importance of strengthening normative values and fostering a psychologically supportive organizational environment to sustain high commitment levels, irrespective of members' personal control orientations. Student organizations are encouraged to facilitate the internalization of norms through leadership development programs, structured member training, and open communication practices. Furthermore, managing workloads fairly and providing internal social support are crucial strategies for preventing burnout. Although power distance was not a significant moderating factor, organizations should maintain balanced structures to prevent excessive power disparities that could undermine loyalty and motivation.
Kata kunciLocus of Control Eksternal, Burnout, Komitmen Organisasional Normatif, Power Distance, Organisasi Kemahasiswaan
Pembimbing 1Dr. Dwita Darmawati, S.E., M.Si
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-06-30 11:30:26.217406
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.