Artikel Ilmiah : C1C019102 a.n. FARHAN ABDURRAHMAN
| NIM | C1C019102 |
|---|---|
| Namamhs | FARHAN ABDURRAHMAN |
| Judul Artikel | PENGARUH LOAN TO DEPOSITO RATIO, NON-PERFORMING LOAN, CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP NET INTEREST MARGIN DAN RETURN ON ASSETS (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan Digital yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul "Pengaruh Loan to Deposit Ratio, Non-Performing Loan, dan Capital Adequacy Ratio terhadap Net Interest Margin dan Return on Assets (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan Digital yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)" bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan bank digital di Indonesia. Dalam konteks perbankan yang semakin kompetitif, profitabilitas menjadi indikator penting yang mencerminkan kesehatan dan kinerja lembaga keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengumpulkan data dari 16 perusahaan perbankan digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 hingga 2023. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya profitabilitas dalam menilai kinerja bank, yang dapat diukur melalui beberapa indikator, di antaranya adalah Return on Assets (ROA) dan Net Interest Margin (NIM). ROA mengukur seberapa efisien bank dalam menghasilkan keuntungan dari aset yang dimilikinya, sedangkan NIM menunjukkan seberapa baik bank dalam mengelola portofolio kredit dan pendanaannya untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan suku bunga. Dalam penelitian ini, Loan to Deposit Ratio (LDR), Non-Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) dipilih sebagai variabel independen yang diduga memengaruhi kinerja keuangan bank digital. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data sekunder dari laporan keuangan tahunan bank digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian terdiri dari 16 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria tertentu yang relevan untuk penelitian ini. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel untuk mendapatkan hasil yang valid dan dapat diandalkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Loan to Deposit Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Net Interest Margin dan Return on Assets. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan LDR yang optimal dapat meningkatkan pendapatan bunga dan profitabilitas bank. Hal ini sejalan dengan teori Resource Based View (RBV), yang menyatakan bahwa pengelolaan sumber daya yang baik dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bank. Dengan demikian, bank yang mampu mengelola LDR dengan baik akan dapat meningkatkan kinerja keuangannya. Sebaliknya, Non-Performing Loan menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Net Interest Margin, sementara berpengaruh negatif signifikan terhadap Return on Assets. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun bank memiliki mekanisme manajemen risiko yang baik, pengelolaan risiko kredit tetap perlu diperkuat untuk menjaga kinerja keuangan. Tingginya tingkat NPL dapat mengindikasikan adanya masalah dalam pengelolaan kredit, yang pada gilirannya dapat menurunkan profitabilitas bank. Di sisi lain, Capital Adequacy Ratio menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Net Interest Margin dan Return on Assets. Hal ini menekankan perlunya efisiensi dalam penggunaan modal, menghindari overkapitalisasi, dan memastikan bahwa modal digunakan untuk aktivitas yang menghasilkan pendapatan lebih tinggi. Penelitian ini memberikan wawasan bagi manajemen bank digital untuk merumuskan kebijakan yang lebih baik dalam pengelolaan likuiditas, risiko kredit, dan modal, guna meningkatkan kinerja keuangan di pasar yang kompetitif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa bank digital perlu fokus pada strategi penyaluran kredit yang efektif untuk memaksimalkan pendapatan bunga. Selain itu, pengelolaan risiko kredit yang baik dan penggunaan modal yang efisien sangat penting untuk meningkatkan profitabilitas. Penelitian ini juga mengidentifikasi keterbatasan dalam pengaruh variabel yang diteliti, yang dapat disebabkan oleh karakteristik outlier dalam data dan kondisi ekonomi yang dipengaruhi oleh pandemi COVID-19. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan bank digital di Indonesia. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dan memberikan panduan bagi manajemen bank dalam mengambil keputusan strategis untuk meningkatkan kinerja keuangan mereka. Penelitian mendatang disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang dapat memengaruhi kinerja bank, serta memperluas cakupan penelitian untuk mencakup sektor perbankan lainnya. Penelitian juga dapat memasukkan variabel dummy pandemi untuk melihat apakah pandemi secara signifikan memengaruhi hasil penelitian. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran yang jelas tentang pengaruh LDR, NPL, dan CAR terhadap NIM dan ROA, tetapi juga menyoroti pentingnya pengelolaan risiko dan penggunaan modal yang efisien dalam meningkatkan kinerja keuangan bank digital. Melalui analisis yang mendalam dan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor ini, diharapkan bank digital dapat merumuskan strategi yang lebih efektif untuk menghadapi tantangan di pasar yang semakin kompetitif. Penelitian ini juga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut yang dapat memperkaya literatur di bidang manajemen keuangan dan perbankan digital, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik terbaik dalam industri perbankan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study entitled "The Effect of Loan to Deposit Ratio, Non-Performing Loan, and Capital Adequacy Ratio on Net Interest Margin and Return on Assets (Empirical Study on Digital Banking Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange)" aims to analyze the factors that influence the financial performance of digital banks in Indonesia. In the context of increasingly competitive banking, profitability is an important indicator that reflects the health and performance of financial institutions. This study uses a quantitative approach with a survey method to collect data from 16 digital banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019 to 2023. The background of this study is based on the importance of profitability in assessing bank performance, which can be measured through several indicators, including Return on Assets (ROA) and Net Interest Margin (NIM). ROA measures how efficient a bank is in generating profits from its assets, while NIM shows how well a bank manages its credit and funding portfolio to profit from interest rate differences. In this study, Loan to Deposit Ratio (LDR), Non-Performing Loan (NPL), and Capital Adequacy Ratio (CAR) were selected as independent variables that are suspected of influencing the financial performance of digital banks. The research method used is a survey with secondary data collection from the annual financial reports of digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange. The research sample consisted of 16 companies selected using the purposive sampling method, with certain criteria relevant to this study. The data collected was then analyzed using Microsoft Excel to obtain valid and reliable results. The results of the study indicate that Loan to Deposit Ratio has a significant positive effect on Net Interest Margin and Return on Assets. This finding indicates that optimal LDR management can increase interest income and bank profitability. This is in line with the Resource-Based View (RBV) theory, which states that good resource management can provide a competitive advantage for banks. Thus, banks that are able to manage LDR well will be able to improve their financial performance. On the other hand, Non-Performing Loans show a positive but insignificant effect on Net Interest Margin, while having a significant negative effect on Return on Assets. This finding indicates that although banks have good risk management mechanisms, credit risk management still needs to be strengthened to maintain financial performance. High levels of NPLs may indicate problems in credit management, which in turn may reduce bank profitability. On the other hand, Capital Adequacy Ratio shows a positive but insignificant effect on Net Interest Margin and Return on Assets. This emphasizes the need for efficiency in capital use, avoiding overcapitalization, and ensuring that capital is used for activities that generate higher income. This study provides insights for digital bank management to formulate better policies in managing liquidity, credit risk, and capital, in order to improve financial performance in a competitive market. The implications of this study indicate that digital banks need to focus on effective credit distribution strategies to maximize interest income. In addition, good credit risk management and efficient use of capital are essential to increase profitability. This study also identifies limitations in the influence of the variables studied, which may be caused by outlier characteristics in the data and economic conditions affected by the COVID-19 pandemic. Overall, this study provides a significant contribution to the understanding of the factors that influence the financial performance of digital banks in Indonesia. It is hoped that the results of this study can be a reference for further research and provide guidance for bank management in making strategic decisions to improve their financial performance. Future research is advised to explore other variables that can affect bank performance, as well as expand the scope of the study to cover other banking sectors. The study can also include a pandemic dummy variable to see if the pandemic significantly affects the results of the study. Thus, this study not only provides a clear picture of the influence of LDR, NPL, and CAR on NIM and ROA, but also highlights the importance of risk management and efficient use of capital in improving the financial performance of digital banks. Through in-depth analysis and better understanding of these factors, it is hoped that digital banks can formulate more effective strategies to face challenges in an increasingly competitive market. This study also opens up opportunities for further research that can enrich the literature in the field of financial management and digital banking, as well as contribute to the development of best practices in the banking industry. |
| Kata kunci | Net Interest Margin, Return on Assets, Loan to Deposit Ratio, Non Performing Loan, Capital Adequacy Ratio |
| Pembimbing 1 | Dr. Poppy Dian Indira K., SE, M.Si., Ak |
| Pembimbing 2 | Dr. Puji Lestari, SE., M.Si, Ak |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 98 |
| Tgl. Entri | 2025-06-25 10:40:13.436286 |