| NIM | J1A021002 |
| Namamhs | FUJI LESTARI |
| Judul Artikel | TRANSLATION STRATEGIES AND READABILITY OF CULTURAL TERMS OF ‘VISIT JAWA TENGAH’ WEBSITE |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini menganalisis strategi penerjemahan dan aspek keterbacaan pada website visit jawa tengah, bagian kuliner yang mengandung istilah budaya. Penelitian ini menggunakan teori istilah kebudayaan yang dikemukakan oleh Newmark (1998), lalu menganalisis strategi penerjemahan temuan data tersebut, lalu menilai aspek keterbacaan melalui teori kualitas penerjemahan yang dikemukakan oleh Nababan (2012). Hasilnya ditemukan 4 tipe kategori istilah budaya dengan kategori terbanyak yaitu kebudayaan material (artifak) dengan 115 data (95.9%), disusul oleh ekologi dengan 3 data (2.5%), dan diikuti oleh dua kategori yang jarang dipakai, yaitu kebudayaan sosial dengan 1 data (0.8%) dan organisasi sosial dengan 1 data (0.8%). Dari hasil yang didapat, strategi penerjemahan yang paling banyak digunakan adalah loan word (peminjaman) dengan 93 data (77.5%), diikuti oleh strategi paraphrase dengan kata terkait dengan 15 data (12.5%), diikuti oleh strategi menaturalisasi kata dengan 6 data (5%), diikuti dengan strategi mengganti budaya yang serupa dengan 4 data (3.3%), dan strategi yang paling jarang digunakan ialah strategi menerjemahkan menjadi lebih umum dengan 2 data (1.7%). Penemuan lainnya adalah dari total 120 data, 113 data (96%) dapat dipahami dengan mudah, dan 7 data (7%) dapat dipahami jika dibaca ulang, tidak ada data yang sama sekali tidak bisa dipahami dalam objek penelitian ini, walaupun strategi penerjemahan yang paling sering ditemukan adalah teknik peminjaman. Hal ini merupakan efek dari penambahan penjelasan setelah kata tertentu, dan pembaca Bahasa sasaran bisa memahami isi tulisan dengan membaca ini dan bukan frasa dalam Bahasa asing. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research analyses the translation strategies and readability of visit Jawa Tengah culinary section website that contains cultural terms. The research utilizes the theory of cultural terms theory proposed by Newmark (1998), then analyzes the finding’s translation strategy using Baker (2018), and assesses the translation quality assessment proposed by Nababan (2012). The result shows 4 type of cultural terms in the object of the research. The most frequently found strategy is material culture with 115 data (95.9%), followed with ecology with 3 data (2.5%), followed by two least data social culture with 1 data (0.8%) and social organization with 1 data (0.8%). The result also showss 5 type or translation strategy, with loan word strategy as the most frequently found strategy with 93 data (77.5%), followed by paraphrase with related word with 14 data (11.7%), followed with more neutral/less expressive word strategy with 7 data (5.8%), followed with cultural substitution strategy with 4 data (3.3%), and the least used strategy is more general word with 2 data (1.7%). The finding results that from 120 data, 113 data (96%) are readable and 7 data are less readable (7%), there are no unreadable data found in the object of the research despite the most used translation strategy is loan word. It is such an effect from the detailed explanation followed after the certain phrase, furthermore audiences could understand the meaning by reading them yet not the phrase itself. |
| Kata kunci | Istilah budaya, strategi penerjemahan, aspek keterbacaan, laman wisata |
| Pembimbing 1 | Dr.Asrofin Nur Kholifah S.S.,M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dyah Raina Purwaningsih S.S.,M.Hum |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | 2025-06-23 11:37:11.84739 |
|---|