Artikel Ilmiah : D1A021022 a.n. PUTRI NURYANTI

Kembali Update Delete

NIMD1A021022
NamamhsPUTRI NURYANTI
Judul ArtikelPengaruh Pemberian Probiotik Lacsacpro Terhadap Ketebalan Kerabang dan Specific Gravity Telur Itik Tegal Yang diPelihara Secara Terkurung Sebagai Kandidat Pengganti AGP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Putri Nuryanti. Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Ketebalan Kerabang dan Specific Gravity Telur Itik Tegal Yang Dipelihara Secara Terkurung Sebagai Kandidat Pengganti AGP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pengaruhpemberian probiotik dan antibiotik terhadap ketebalan kerabang telur dan spesific grafity telur Itik Tegal. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah itik Tegal berjumlah 540 ekor, rata-rata umur yang dipelihara di Kelompok Ternak Tani Itik (KTTI) Berkah Abadi 12 bulan. Pakan yang terdiri dari nasi aking 2 kg (30,30%), dedak 3 kg (45,46%), ikan giling 1,5 kg (22,73%), dan konsentrat 100 g (1,51%), dengan kandungan nutrien pakan air 29,45%, BK 64,48%, PK 18,91%, LK 5,02%, SK 8,91%, Abu 10,03%, BETN 57,14%, dan energi metabolik 2.900 kkal/kg, probiotik Lacsacpro yang mengandung Lactobacillus sp. dan Saccharomycess cerevisiae dan antibiotik Zinc bacitracin. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu KU = Pakan basal (kontrol), PU = Pakan basal + 5 ml probiotik Lacsacpro, AU = Pakan basal + 1 dosis antibiotik (1,7) g Zinc bacitracin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dan antibiotic terhadap ketebalan kerabang dan specific gravity telur itik Tegal berpengaruh tidak nyata (P<0,05), dengan nilai ketebalan kerabang rata-rata 0,38 ± 0,0118 dan nilai specific gravity rata-rata 1,09 ± 0,0028. Kesimpulan pemberian probiotik dan antibiotik dalam pakan memberikan dampak yang relatif sama terhadap ketebalan kerabang dan specific gravity telur itik Tegal
Abtrak (Bhs. Inggris)Putri Nuryanti. Effect of Probiotic Administration on Shell Thickness and Specific Gravity of Tegal Duck Eggs Kept in Captivity as Candidates for AGP Replacement. The purpose of this study is to compare the effect of probiotic and antibiotic administration on the thickness of the egg shell and the specific graffiti of Tegal duck eggs. The material used in this study was 540 Tegal ducks, the average age of which was raised in the Berkah Abadi Duck Farmer Group (KTTI) was 12 months. Feed consisting of 2 kg (30.30%) aking rice, 3 kg bran (45.46%), ground fish 1.5 kg (22.73%), and 100 g concentrate (1.51%), with a nutrient content of 29.45% water feed, 64.48% BK, 18.91% PK, 5.02% LK, 8.91% SK, 10.03% Ash, 57.14% BETN, and 2,900 kcal/kg of metabolic energy, Lacsacpro probiotics containing Lactobacillus sp. and Saccharomycess cerevisiae and the antibiotic Zinc bacitracin. The study was conducted using a Complete Random Design (RAL) with 3 treatments and 6 replicates. The treatment given was KU = Basal feed (control), PU = Basal feed + 5 ml of Lacsacpro probiotics, AU = Basal feed + 1 dose of antibiotics (1.7) g Zinc bacitracin. The results showed that the administration of probiotics and antibiotics on the thickness of shells and the specific gravity of Tegal duck eggs had an unreal effect (P<0.05), with an average shell thickness value of 0.38 ± 0.0118 and an average specific gravity value of 1.09 ± 0.0028. Conclusion The administration of probiotics and antibiotics in feed has a relatively similar impact on the thickness of the shell and the specific gravity of Tegal duck eggs.
Kata kunciProbiotik, antibiotik, ketebalan kerabang, specific gravity, itik tegal
Pembimbing 1Ir.H.Imam Suswoyo, M. Agr. Sc., IPM
Pembimbing 2drh. Mohandas Indradji, M. P
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2025-06-23 11:11:48.021474
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.