Artikel Ilmiah : A1D021154 a.n. AQILAH FAIZAH SHAFA
| NIM | A1D021154 |
|---|---|
| Namamhs | AQILAH FAIZAH SHAFA |
| Judul Artikel | Respon Agronomi Tanaman Padi terhadap Aplikasi Halotoleran Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada Kondisi Salinitas Tinggi |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan utama di Indonesia, namun penurunan luas lahan sawah mengancam ketahanan pangan. Lahan salin memiliki potensi untuk dibudidayakan meskipun kadar garam tinggi menjadi kendala. Pemanfaatan PGPR menjadi solusi potensial dalam meningkatkan produktivitas padi di lahan salin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BPN dan BPF serta mendapatkan jenis isolat tunggal dan konsorsium bakteri yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada kondisi salinitas tinggi. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 8 perlakuan dan 4 ulangan menggunakan padi varietas Inpari Unsoed 79 Agritan yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik rakit apung dan tingkat salinitas 6,5 dSm-1. Perlakuan yang dicobakan, yaitu kontrol, inokulasi isolat Jn3, Jn1, KF, Jn3 + Jn1, Jn3 + KF, Jn1 + KF, dan Jn3 + Jn1 + KF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi isolat halotoleran PGPR mampu meningkatkan tinggi tanaman, panjang akar total, luas daun, kerapatan stomata, biomassa akar, biomassa batang, biomassa daun, biomassa total, kadar ANR, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, bobot 1000 biji, dan bobot gabah per rumpun tanaman padi serta menurunkan persentase gabah hampa. Inokulasi isolat Jn3 menunjukkan hasil terbaik sebagai pengaruh isolat tunggal, sedangkan inokulasi isolat Jn3 + Jn1 + KF menunjukkan hasil terbaik sebagai konsorsium halotoleran PGPR. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Paddy (Oryza sativa L.) is the main staple crop in Indonesia, but the reduction in paddy field area poses a threat to food security. Saline soil has potential to be cultivated, even though the challenge of high salt content. The usage of PGPR is a potential solution to increase paddy productivity in saline soil. This study aimed to determine the role of NFB and PSB and to obtain the best types of single isolate and bacterial consortia in increasing paddy growth and yield under high salinity. The study was arranged using a Randomized Complete Block Design (RCBD) consisting of 8 treatments with 4 replications using paddy variety Inpari Unsoed 79 Agritan grown in floating raft hydroponic system under salinity stress of 6.5 dSm⁻¹. The treatments included control, inoculation with Jn3, Jn1, and KF isolate, Jn3 + Jn1 isolate, Jn3 + KF isolate, Jn1 + KF isolate, and Jn3 + Jn1 + KF isolate. The results showed that inoculation of halotolerant PGPR isolates increased plant height, total root length, leaf area, stomatal density, root biomass, stem biomass, leaf biomass, total biomass, nitrate reductase activity content, number of productive tillers, number of grains per panicle, 1000-grain weight, weight grains per clump of paddy, and reduced the percentage of unfilled grains. Inoculation of Jn3 isolates showed the best results as the effect of single isolates, while inoculation of Jn3 + Jn1 + KF isolates showed the best results as a PGPR halotolerant consortium. |
| Kata kunci | padi, salinitas tinggi, PGPR, pertumbuhan, hasil |
| Pembimbing 1 | Dr. Purwanto, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Lafi Na'imatul Bayyinah, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2025-06-20 10:09:00.151189 |