Artikel Ilmiah : G1B021008 a.n. ROSALYN AGNES DWI PUTRI
| NIM | G1B021008 |
|---|---|
| Namamhs | ROSALYN AGNES DWI PUTRI |
| Judul Artikel | HUBUNGAN POLA SIDIK BIBIR DENGAN KUADRAN BIBIR PADA MASING-MASING JENIS KELAMIN MENGGUNAKAN KLASIFIKASI SUZUKI-TSUCHIHASHI DAN KLASIFIKASI RENAUD (Penelitian pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pola sidik bibir merupakan salah satu alat yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi seseorang berdasarkan ilmu kedokteran gigi forensik. Pola sidik bibir terdiri dari garis dan fisura yang membentuk kerutan serta alur yang terbentuk pada bibir seseorang. Sifat dari pola sidik bibir ini permanen tidak berubah sejak 6 minggu intrauterine hingga meninggal dunia. Bibir dapat dilakukan peneraan dengan membagi bibir menjadi empat kuadran. Penentuan pola sidik bibir seseorang selanjutnya dapat dilakukan menggunakan beberapa klasifikasi seperti klasifikasi Suzuki-Tsuchihashi dan klasifikasi Renaud. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pola sidik bibir dengan kuadran bibir pada masing-masing jenis kelamin berdasarkan klasifikasi Suzuki-Tsuchihashi dan klasifikais Renaud. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini mencakup mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman sebanyak 80 partisipan dipilih melalui metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan peneraan bibir partisipan menggunakan lipstick dan solatip transparan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pola sidik bibir dengan kuadran bibir tidak terdapat hubungan (p>0,05) baik menggunakan klasifikasi Suzuki-Tsuchihashi maupun klasifikasi Renaud. Simpulan dari penelitian ini yaitu tidak adanya hubungan pola sidik bibir dengan kuadran bibir pada masing-masing jenis kelamin menggunakan klasifikasi Suzuki-Tsuchihashi dan klasifikasi Renaud. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lip print pattern is one of the tools that can be used to identify a person based on forensic dentistry. Lip print pattern consists of lines and fissures that form wrinkles and grooves that form on a person's lips. The nature of this lip print pattern is permanent and does not change from 6 weeks intrauterine until death. Lips can be calibrated by dividing the lips into four quadrants. Determination of a person's lip print pattern can then be done using several classifications such as the Suzuki-Tsuchihashi classification and the Renaud classification. The purpose of this study was to determine the relationship between lip print patterns and lip quadrants in each gender based on the Suzuki-Tsuchihashi classification and the Renaud classification. The research method used was observational analytic with a cross-sectional design. The population in this study included 80 active students of the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University, selected through a purposive sampling method. Data collection was carried out by calibrating the participants' lips using lipstick and transparent tape. Data analysis was carried out using the Chi-square test. The results of the study showed that there was no relationship between lip print patterns and lip quadrants (p>0.05) using either the Suzuki-Tsuchihashi classification or the Renaud classification. The conclusion of this study is that there is no relationship between lip print patterns and lip quadrants in each gender using the Suzuki-Tsuchihashi classification and the Renaud classification. |
| Kata kunci | Kata kunci: Kedokteran Gigi Forensik. Klasifikasi Renaud, Klasifikasi Suzuki-Tsuchihashi, Kuadran, Pola Sidik Bibir |
| Pembimbing 1 | dr. M. Zaenuri Syamsu H., Sp. Kf., M. Si. Med |
| Pembimbing 2 | Angger Waspodo Dias Adrianto., M. Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2025-06-18 15:35:19.719174 |