Artikel Ilmiah : C2A021008 a.n. MARLINA PURWANINGSIH

Kembali Update Delete

NIMC2A021008
NamamhsMARLINA PURWANINGSIH
Judul ArtikelANALISIS DISPARITAS KERJA SAMA BARLINGMASCAKEB TAHUN 2012 – 2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disparitas kerja sama Barlingmascakeb tahun 2012-2024 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengikur disparitas pendapatan yaitu dengan indeks Williamson, sedangkan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Kabupaten, dan tenaga kerja industri terhadap disparitas pendapatan di Kawasan Barlingmascakeb di Kawasan Barlingmascakeb tahun 2012 – 2024 dilakukan dengan regresi data panel. Untuk menghasilkan hasil penelitian yang aktual dan komprehensif dilakukan pengujian estimasi model, pengujian asumsi klasik, dan pengujian hipotesis statistik.
Hasil penelitian menunjukkan Disparitas pendapatan di Kawasan Barlingmascakeb dari tahun 2012 hingga tahun 2024 tergolong ketimpangan tinggi. Pertumbuhan Ekonomi dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) berpengaruh negatif signifikan terhadap disparitas pendapatan di Kawasan Barlingmascakeb, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka dan tenaga kerja industri tidak berpengaruh signifikan terhadap disparitas pendapatan di Kawasan Barlingmascakeb. Implikasi dalam penelitian ini adalah pentingnya kebijakan pemerintah yang mampu merangsang pertumbuhan ekonomi seperti alokasi investasi, khususnya di sektor industri sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan berdampak pada penurunan ketimpangan pembangunan dan program – program yang dapat meningkatkan pemerataan ekonomi di wilayah Barlingmascakeb. Selain itu, penetapan upah minimum perlu diperhatikan secara berkala karena perubahan struktur ekonomi dan fenomena ekonomi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the disparity of Barlingmascakeb cooperation in 2012-2024 using a quantitative approach. The data used is secondary data derived from the Central Bureau of Statistics. The data analysis technique used to measure income disparity is the Williamson index, while to analyze the effect of economic growth, open unemployment rate, district minimum wage, and industrial labor on income disparity in the Barlingmascakeb region in 2012-2024 is done with panel data regression. To produce actual and comprehensive research results, model estimation testing, classical assumption testing, and statistical hypothesis testing were carried out.
The results showed that income disparity in the Barlingmascakeb Region from 2012 to 2024 was classified as high inequality. Economic Growth and District Minimum Wage (UMK) have a significant negative effect on income disparity in the Barlingmascakeb Region, while the Open Unemployment Rate and industrial labor have no significant effect on income disparity in the Barlingmascakeb Region. The implication of this study is the importance of government policies that are able to stimulate economic growth such as investment allocation, especially in the industrial sector so as to increase economic growth, and have an impact on reducing development inequality and programs that can improve economic equity in the Barlingmascakeb region. In addition, the determination of the minimum wage needs to be considered periodically due to changes in the economic structure and economic phenomena that occur within a certain period of time.
Kata kunciDisparitas pendapatan, Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja, Upah Minimum Kabupaten
Pembimbing 1Dr. Diah Setyorini Gunawan, S.E., M. Si
Pembimbing 2 Dr. Arintoko, S.E., M.Si
Pembimbing 3Prof. Dr. E. Suharno, S.E., M.Si
Tahun2025
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2025-06-12 14:22:20.613061
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.