Artikel Ilmiah : I1E021002 a.n. SHADAM KHUSEN

Kembali Update Delete

NIMI1E021002
NamamhsSHADAM KHUSEN
Judul ArtikelPEMANFAATAN OBJEK WISATA TAMAN PANEMON
SEBAGAI PRASARANA AKTIVITAS LUAR KELAS
SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SUMBANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Pembelajaran merupakan proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan
sumber belajar, yang bertujuan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Adapun
masalah yang sering terjadi pada pembelajaran siswa di tingkat SD adalah penggunaan metode
pembelajaran yang kurang melibatkan siswa, sehingga akan menyebabkan kurangnya motivasi
siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi guru untuk
menentukan metode pembelajaran yang tepat untuk siswa. Salah satu metode pembelajaran yang
dapat mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan aktivitas luar kelas. Aktivitas luar kelas
dalam pembelajaran PJOK memiliki peran penting untuk membentuk karakter dan keterampilan
siswa. Salah satu bentuk dari pelaksanaan aktivitas luar kelas adalah dengan memanfaatkan objek
wisata. Objek wisata Taman Panemon memiliki potensi sebagai prasarana pembelajaran aktivitas
luar kelas yang akan mendukung pengalaman belajar siswa secara langsung.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan
data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Guru PJOK, Siswa SD
di Kecamatan Sumbang, dan Pengelola objek wisata Taman Panemon
Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa objek wisata Taman Panemon dapat
dimanfaatkan sebagai prasarana aktivitas luar kelas. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa
aspek yang dapat dimanfaatkan sebagai prasarana aktivitas luar kelas diantaranya aspek daya tarik
berupa wahana edukasi renang dan interaksi dengan hewan yang mendukung proses pembelajaran
aktivitas luar kelas. Pada aspek aksesibilitas ditemukan adanya kemudahan akses jalan. Pada aspek
fasilitas penunjang dilengkapi dengan fasilitas edukasi, fasilitas rekreasi/hiburan, dan fasilitas
umum. Pada aspek keamanan,tersedia peralatan keamanan, petugas keamanan, dan peringatan
kemanan. Pada aspek paket wisata terdapat pilihan paket seperti paket umum, paket reservasi, dan
paket jeep pasafun.
Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa objek wisata Taman Panemon relevan untuk
dimanfaatkan sebagai prasarana aktivitas luar kelas oleh beberapa SD di Kecamatan Sumbang.
Wisata tersebut menawarkan pengalaman belajar berbasis praktik yang didukung dengan fasilittas
atau wahana edukasi dan rekreasi. Adapun faktor pendukungnya mencangkup kesesuaian aktivitas
luar kelas dengan kurikulum merdeka, aksesibilitas wisata strategis, fasilitas dan wahana edukasi
yang mendukung aktivitas luar kelas, keamanan objek wisata yang relatif baik, serta adanya
kolaborasi dengan objek wisata lain. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu terdapat akses jalan
yang masih rusak, tempat parkir yang belum permanen, serta tidak disediakan paket khusus untuk
pelajar.
Kata Kunci: Aktivitas Luar Kelas, Pemanfaatan Objek Wisata, Prasarana, Taman Panemon.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Learning is a process of interaction between students and educators and learning
resources, which aims to acquire knowledge, skills, and attitudes. The problem that often occurs in
elementary school student learning is the use of learning methods that do not involve students
enough, which will cause a lack of student motivation to participate in learning activities. This is a
special concern for teachers to determine the right learning method for students. One learning
method that can overcome this problem is by conducting extracurricular activities. Extracurricular
activities in PJOK learning have an important role in shaping students' character and skills. One
form of implementing extracurricular activities is by utilizing tourist attractions. The Panemon
Park tourist attraction has the potential as an infrastructure for extracurricular learning activities
that will support students' learning experiences directly.
Research Results: This study shows that the Panemon Park tourist attraction can be used as an
infrastructure for outdoor activities. This is evidenced by the existence of several aspects that can
be used as an infrastructure for outdoor activities, including aspects of attraction in the form of
educational swimming rides and interactions with animals that support the learning process for
outdoor activities. In terms of accessibility, there is easy road access. In terms of supporting
facilities, it is equipped with educational facilities, recreation/entertainment facilities, and public
facilities. In terms of security, there are security equipment, security officers, and security
warnings. In terms of tour packages, there are package options such as general packages,
reservation packages, and jeep pasafun packages.
Conclusion: This research concludes that the Panemon Park tourist attraction relevant to be used
as infrastructure for out-of-class activities by several Elementary school in Sumbang District. The
tour offers a learning experience practice-based supported by educational facilities or facilities
recreation. The supporting factors include the suitability of activities outside the classroom with an
independent curriculum, strategic tourist accessibility, facilities and rides education that supports
activities outside the classroom, relative safety of tourist attractions good, as well as collaboration
with other tourist attractions. While factors The obstacles are that there are access roads that are
still damaged, parking lots not yet permanent, and no special packages are provided for students.
Keywords: Out-of-Class Activities, Utilization of Tourist Attractions, Infrastructure, Panemon
Park
Kata kunciKata Kunci: Aktivitas Luar Kelas, Pemanfaatan Objek Wisata, Prasarana, Taman Panemon.
Pembimbing 1Arfin Deri Listiandi
Pembimbing 2Bayu Suko Wahono
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-05-23 17:27:31.063987
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.