Artikel Ilmiah : C1A009099 a.n. MUKHAMMAD SULAEMAN

Kembali Update Delete

NIMC1A009099
NamamhsMUKHAMMAD SULAEMAN
Judul ArtikelAnalisis Perbandingan Efisiensi Ekonomis Pembenihan Ikan Gurame dengan Sistem Konvensional dan Sistem Inkubator di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Analisis Perbandingan Efisiensi Ekonomis Pembenihan Ikan Gurame dengan Sistem Konvensional dan Sistem Inkubator di Kabupaten Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan perbedaan tingkat pendapatan antara usaha pembenihan ikan gurame dengan menggunakan sistem konvensional dan sistem inkubator di Kabupaten Banyumas.
Data yang dikumpulkan merupakan data primer dan data sekunder. Jumlah responden yang diambil sebanyak 15 unit usaha pembenihan dengan sistem konvensional dan 10 unit usaha pembenihan dengan sistem inkubator. Pengambilan sample dilakukan dengan metode sensus. Metode analisis data yang digunakan adalah R/C ratio, tabulasi, uji t.
Berdasarkan R/C ratio usaha pembenihan dengan sistem konvensional dan usaha pembenihan dengan sistem inkubator sudah menguntungkan. Berdasarkan perhitungan secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan pembenihan ikan gurame dengan menggunakan sistem inkubator dan pendapatan pembenihan ikan gurame dengan menggunakan sistem konvensional. Sementara, berdasarkan nilai R/C rasio yang menunjukkan bahwa nilai R/C sistem inkubator lebih tinggi dibandingkan dengan sistem konvensional dan secara signifikan terdapat perbedaan pendapatan, maka dengan luas lahan yang sama (100m2), pembenihan ikan gurame dengan menggunakan sistem inkubator lebih menguntungkan dibandingkan dengan sistem konvensional di Kabupaten Banyumas.
Implikasi dari penelitian ini adalah hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan berupa luas kolam dengan penebaran benih yang kurang maksimal menyebabkan pendapatan para pembudidaya pembenihan ikan gurame dengan sistem konvensional lebih rendah bila dibandingkan dengan pembudidaya pembenihan sistem inkubator. Pembudidaya ikan gurame dengan sistem konvensional perlu belajar dan berusaha untuk berpindah pola pembenihan ikan gurame dari sistem konvensional ke sistem inkubator.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is titled “Comparative Analysis of Economic Efficiency of carp fish (Oshpronemus gouramy) hatchery with Conventional System Incubator System in Banyumas Regency”. The objectives of the research are to find out the efficiency and the difference of income level between conventional and incubator system in carp fish hatchery business in Banyumas regency.
The collected data is primary and secondary data. the respondents are 15 business units of conventional system and 10 business units of incubator system. Sampling method that utilized is sensus method. Data analysis method that utilized are R/C ratio, tabulation and t-test.
According to R/C ratio data analysis method that conventional and incubator system in carp fish hatchery business shows gaining profit already. Based upon statistical calculation, there is a difference of income level between conventional and incubator system significantly. While, according to R/C ratio shows that Incubator system gain higher R/C ratio value than conventional system and difference of income level significantly, meaning that by using 100m2 area similarly for both, carp fish hatchery business with incubator system is more profitable than conventional system in Banyumas regency.
The implication under the research shows utilizing the area for carp fish hatchery business inefficiently could make the income level of conventional system users would be lesser than incubator system users. The conventional system users need to learn and try to use incubator system for their carp fish hatchery business.
Kata kunciIkan Gurame, Sistem Pembenihan, Pendapatan, Efisiensi Ekonomis, R/C ratio.
Pembimbing 1Istiqomah, S.E.,M.Sc.,Ph.D
Pembimbing 2Drs. Hary Pujdianto, M.M
Pembimbing 3Abdul Aziz Akhmad, S.E.,M.Sc.
Tahun2013
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.