Artikel Ilmiah : I1A021102 a.n. NAUFAL HANIFAN ISMAIL

Kembali Update Delete

NIMI1A021102
NamamhsNAUFAL HANIFAN ISMAIL
Judul ArtikelFaktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Stres Kerja Pada Perawat Puskesmas Rawat Inap Di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Perawat adalah tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam memberikan
pelayanan kesehatan. Dengan padatnya aktivitas yang dilakukan oleh perawat maka dapat
menimbulkan indikasi stres kerja. Terdapat beberapa faktor risiko yang menyebabkan stres kerja
pada perawat seperti tingginya beban kerja, tuntutan tugas, umur, jenis kelamin, dan status
pernikahan, masa kerja. Studi ini meneliti faktor risiko yang berpengaruh terhadap stres kerja pada
perawat di puskesmas rawat inap Kabupaten Banyumas.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel
berjumlah 108 perawat yang diambil secara proportionate stratified sampling dari 15 puskesmas
rawat inap di Kabupaten Banyumas. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan
uji Chi-Square, dan multivariat dengan regresi logistik.
Hasil Penelitian: Sebagian besar responden mengalami stres kerja berat (63,9%). Variabel yang
paling berpengaruh terhadap stres kerja pada perawat puskesmas rawat inap di Kabupaten Banyumas
yaitu variabel hubungan interpersonal (p=0,004) dan Odds Ratio (OR) sebesar 5,898 (95% CI:
1,760-19,763).
Kesimpulan: Variabel yang paling berpengaruh terhadap stres kerja pada perawat puskesmas rawat
inap di Kabupaten Banyumas adalah variabel hubungan interpersonal.
Saran: Diharapkan untuk setiap perawat agar bisa untuk membangun komunikasi yang baik kepada
sesama rekan. Yaitu dengan komunikasi yang terbuka, saling toleransi, menjalin kerjasama yang
baik, meningkatkan empati, keterampilan dalam berkomunikasi. Selain itu Diharapkan puskesmas
bisa melakukan pembinaan dan pelatihan terkait dengan pengembangan aspek komunikasi dan
kerjasama tim.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Nurses are healthcare professionals who play a crucial role in providing
health services. Due to the high intensity of their daily activities, nurses are increased at
risk of experiencing work-related stress. Several risk factors contribute to this stress, such
as heavy workloads, job demands and individual factors. This study investigates the risk
factors that influence work stress among nurses at inpatient community health centers in
Banyumas Regency.
Methods: This research uses a quantitative design with a cross-sectional approach. The
sample consisted of 108 nurses selected using proportionate stratified sampling from 15
inpatient puskesmas in Banyumas Regency. Data analysis was conducted using univariate
analysis, bivariate analysis with the Chi-Square test, and multivariate analysis with
logistic regression.
Results: Most respondents experienced high levels of work stress (63.9%). The most
influential variable related to work stress among nurses in inpatient community health
center in Banyumas Regency was interpersonal relationships, with a p-value= 0.004 and
a Odds Ratio (OR) of 5.898 (95% CI: 1.760–19.763).
Conclusion: The most influential factor contributing to work stress among nurses in
inpatient community health center in Banyumas Regency was interpersonal relationships.
Kata kunciKata Kunci: Stres kerja, perawat, puskesmas rawat inap
Pembimbing 1Suryanto
Pembimbing 2Nur Ulfah
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman117
Tgl. Entri2025-05-23 09:29:39.933553
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.