Artikel Ilmiah : H1C020053 a.n. MUHAMAD RIZAL FADHILAH

Kembali Update Delete

NIMH1C020053
NamamhsMUHAMAD RIZAL FADHILAH
Judul ArtikelHasil Evaluasi Model Seam Untuk Estimasi Cadangan Batubara Di Melak, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur
Abstrak (Bhs. Indonesia)Konservasi cadangan batubara merupakan upaya dalam rangka meningkatkan pengelolaan, pemanfaatan, dan pendataan batubara secara terukur, efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Konservasi cadangan batubara
menjadi upaya yang krusial dalam menyikapi transisi energi, tanpa menyampingkan sisa cadangan batubara Indonesia yang masih melimpah. Tahap Penambangan batubara memerlukan rencana dan rancangan penambangan yang didasari pemahaman geologi yang matang melalui pemodelan dan perhitungan cadangan yang akurat. Lokasi penelitian berada pada kontak dua formasi geologi yang berbeda umur, yaitu Formasi Kampungbaru (Tpkb) sebagai formasi pembawa batubara dan Formasi Alluvial (Qa) yang terendapkan secara tidak selaras. Lokasi penelitian berada pada area yang bergelombang yang dipengaruhi oleh kompresi berarah barat laut-tenggara yang berkaitan dengan pengangkatan terakhir Tinggian Kuching dan keterbentukannya mahakam folding belt. Kondisi tersebut juga menyebabkan terbentuknya sesar naik berorientasi barat daya – timur laut. Release compressional dan pembebanan sedimen memicu terbentuknya sesar turun dan mendatar menganan di lokasi penelitian. Ketiga kondisi tersebut menyebabkan adanya deviasi pada distribusi dan perhitungan cadangan batubara antara in-model dengan kondisi aktual yang dibatasi oleh PIT Shell 2025. Perhitungan cadangan tersebut menggunakan metode poligon diperoleh kondisi in-model mencakup 2 seam, yaitu seam B dan seam A (A1,A2) diperoleh coal tonnes in-model 22.394.819,62 ton dengan total waste 84.153.194,88 BCM sehingga (SR) in-model 1:3,76. Sedangkan, Kondisi aktual menunjukan geometri multiple splitting coal dari seam A (A1, A2, A3) dan seam B diperoleh coal tonnes aktual 25.375.869,47 ton dengan total waste 81.099.209,75 BCM sehingga (SR) aktual 1:3,20. Berdasarkan perhitungan cadangan dari kedua kondisi tersebut, secara umum menunjukan deviasi positif yang menguntungkan bagi penambang.
Abtrak (Bhs. Inggris)The conservation of coal reserves is essential in response to the energy transition, without ignoring Indonesia's abundant coal reserves. The coal mining stage requires mining plans based on a comprehensive geological understanding with accurate modeling and reserve calculations. The research location is on the contact of two geological formations, the Kampungbaru Formation (Tpkb) as a coal-bearing formation and the Alluvial Formation (Qa) deposited in unconformity. The research location is in an undulating area that was affected by northwest
southeast oriented compressional forces associated with the last uplift of the Kuching High and establishment of the Mahakam folding belt. These conditions also led to the formation of southwest-northeast-oriented reverse faults. Compressional release and overpressure sediment, which led to the formation of normal faults and dextral strike-slip faults at the research location. These condition causes a deviation in distribution and reserve calculation between in model and actual condition bounded by PIT Shell 2025. The reserve calculation using the polygon method shows that there are 2 seams, seam B and seam A (A1, A2), with a total of 22.394.819,62 tonnes of coal and 84.153.194,88 BCM of waste, leading to a (SR) of 1:3.76. The current condition reveals the geometry of multiple coal splits from seam A (A1, A2, A3) and seam B, which yielded an actual coal tonnage of 25.375.869,47 tonnes. The total waste generated is 81.099.209,75 BCM, resulting in an actual (SR) of 1:3,20. The reserve calculations for the two conditions generally indicate a positive deviation in favor of the miner.
Kata kunciBatubara, Cadangan, Pemodelan, Poligon
Pembimbing 1Dr. Ir. Asmoro Widagdo, S.T., M.T., IPM.
Pembimbing 2Ir. Siswandi, S.T., M.T., IPP.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2025-05-22 11:25:46.661525
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.