| NIM | F1F021042 |
| Namamhs | BARON FIRSTYA NATHANIEL |
| Judul Artikel | Analisis Disfungsi PBB dalam Penanganan Kasus Krisis Humaniter Suriah Tahun 2020-2023 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai aktor utama dalam usaha penciptaan perdamaian di dunia mengalami disfungsi pada penanganan kasus krisis humaniter Suriah. Penelitian ini menganalisis tentang disfungsi yang terjadi pada PBB dalam penanganan krisis humaniter Suriah melalui teori disfungsi organisasi internasional dari Barnett dan Finnemore. Studi kualitatif ini mengidentifikasi bahwa kegagalan PBB bukan disebabkan oleh ketiadaan mandat, tetapi oleh hambatan internal berupa prosedur administratif yang kaku, normalisasi veto sebagai kelaziman politik, pendekatan teknokratis yang seragam, serta konflik nilai antar badan dalam sistem PBB. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dominasi budaya birokratis dalam tubuh PBB telah menghambat respons yang cepat, adil, dan adaptif terhadap krisis Suriah. Reformasi kelembagaan dan pendekatan yang lebih kontekstual menjadi penting agar PBB dapat menjalankan mandat di masa yang akan datang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The United Nations (UN) as the main actor in peacemaking efforts in the world experienced dysfunction in the handling of the Syrian humanitarian crisis case. This study analyzes the dysfunction of the UN in handling the Syrian humanitarian crisis through Barnett and Finnemore's theory of international organizational dysfunction. This qualitative study identifies that the failure of the UN is not caused by the absence of a mandate, but by internal obstacles in the form of rigid administrative procedures, normalization of veto as a political prevalence, uniform technocratic approach, and conflict of values between agencies in the UN system. This research concludes that the dominance of a bureaucratic culture within the UN has hindered a swift, fair and adaptive response to the Syrian crisis. Institutional reform and a more contextualized approach are essential for the UN to effectively carry out its humanitarian mandate in the future. |
| Kata kunci | PBB; Krisis Suriah; Disfungsi Organisasi Internasional; dan Kultur Birokrasi |
| Pembimbing 1 | Arief Bakhtiar Darmawan, S.IP., M.A. |
| Pembimbing 2 | Kholifatus Saadah, S.Hub.Int., M.Hub.Int. |
| Pembimbing 3 | Arum Tri Utami, S.IP., M.A. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 87 |
| Tgl. Entri | 2025-05-20 10:23:25.803331 |
|---|