Artikel Ilmiah : K1C021037 a.n. SEPTIANA ELI WAHYUNINGSIH

Kembali Update Delete

NIMK1C021037
NamamhsSEPTIANA ELI WAHYUNINGSIH
Judul ArtikelANALISIS LAJU DOSIS DAN WAKTU IRADIASI BORON NEUTRON CAPTURE THERAPY (BNCT) PADA TERAPI KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN PROGRAM (PHITS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Terapi radiasi untuk pengobatan kanker mengedepankan prinsip pemberian dosis radiasi semaksimal mungkin pada jaringan kanker dan dosis seminimal mungkin pada jaringan sehat di sekitarnya. Salah satu teknik terapi yang bersifat selektif dan sedang dikembangkan adalah Boron Neutron Capture Therapy (BNCT). Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) memanfaatkan reaksi antara isotop-10 dan neutron termal untuk menghasilkan partikel berenergi tinggi yang dapat menghancurkan sel kanker. Pengobatan BNCT perlu mempertimbangkan dosis radiasi dan waktu iradiasi agar berjalan efektif dan aman. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh konsentrasi boron terhadap laju dosis radiasi pada terapi BNCT untuk kanker payudara, menentukan waktu iradiasi pada terapi BNCT kanker payudara, dan menentukan dosis radiasi untuk jaringan sehat disekitar kanker payudara. Metode yang digunakan adalah simulasi menggunakan program Particle and Heavy Ion Transport code System (PHITS). Sumber neutron yang digunakan berasal dari siklotron 30 MeV dengan desain Beam Shapping Assembly (BSA). Variasi konsentrasi boron yang digunakan adalah 20 µg/g, 60 µg/g, 100 µg/g, dan 150 µg/g. Hasil penelitian menunjukkan laju dosis total tertinggi berada pada bagian inti kanker (GTV) yaitu sebesar 2,74E-02 Gy/s dengan konsentrasi boron 150 μg/g. Waktu iradiasi tersingkat dan paling efektif diperoleh dengan menggunakan konsentrasi boron 150 μg/g yaitu 30 menit 36 detik. Dosis serap yang diterima jaringan sehat disekitar kanker masih tergolong aman karena dibawah ambang batas dosis yang ditentukan yaitu 12 Gy. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi boron dapat meningkatkan efektivitas terapi BNCT, sehingga berpotensi menjadi pendekatan yang lebih selektif dan aman dalam pengobatan kanker payudara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Radiation therapy for cancer treatment emphasizes the principle of delivering the maximum possible radiation dose to cancerous tissue while minimizing the dose to surrounding healthy tissue. One selective therapeutic technique currently being developed is Boron Neutron Capture Therapy (BNCT). BNCT utilizes the reaction between boron-10 isotopes and thermal neutrons to produce high-energy particles capable of destroying cancer cells. Effective and safe BNCT treatment requires careful consideration of radiation dose and irradiation time. This study aims to determine the effect of boron concentration on the radiation dose rate in BNCT for breast cancer, to establish the appropriate irradiation time, and to assess the radiation dose received by healthy tissue surrounding the cancerous area. The method used is simulation with the Particle and Heavy Ion Transport code System (PHITS). The neutron source was a 30 MeV cyclotron equipped with a Beam Shaping Assembly (BSA). Boron concentrations used in this study were 20 µg/g, 60 µg/g, 100 µg/g, and 150 µg/g. The results show that the highest total dose rate occurred in the gross tumor volume (GTV), reaching 2.74E-02 Gy/s at a boron concentration of 150 μg/g. The shortest and most effective irradiation time was also achieved at this concentration, requiring only 30 minutes and 36 seconds. The absorbed dose in the surrounding healthy tissue remained within the safe threshold, which is below 12 Gy. These findings indicate that increasing boron concentration enhances the effectiveness of BNCT, making it a promising, selective, and safer approach for breast cancer treatment.
Kata kunciBNCT, laju dosis, waktu iradiasi, dosis serap, PHITS
Pembimbing 1Prof. Dr. Bilalodin, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Aris Haryadi, S.Si., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2025-05-20 08:19:10.520438
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.