Artikel Ilmiah : J1D021016 a.n. JIHAAN AANISAH MUSLIMAH

Kembali Update Delete

NIMJ1D021016
NamamhsJIHAAN AANISAH MUSLIMAH
Judul ArtikelEUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM SURAT KABAR HARIAN RADAR BANYUMAS EDISI BULAN SEPTEMBER 2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif tentang kajian semantik, khususnya mengenai eufemisme dan disfemisme terhadap surat kabar harian yang terdapat menggunakan ungkapan halus dan kasar atau tabu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan eufemisme dan disfemisme di surat kabar harian. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat kabar harian Radar Banyumas edisi Bulan September 2024. Objek penelitian ini adalah berupa kata dan frasa yang mengandung eufemisme dan disfemisme. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik dasar simak, Simak Bebas Libat Cakap (SLBC), dan teknik catat. Pada tahap analisis data menggunakan metode Agih dengan teknik lanjutan melalui teknik ganti. Validitas data pada penelitian ini menggunakan teori Sutarman (2017), Allan dan Burridge (1991) dan Chaer (2007). Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan eufemisme lebih banyak daripada penggunaan disfemisme. Berdasarkan simpulan tersebut, peneliti menyarankan bahwa menyampaikan suatu informasi kepada khalayak umum hindari tulisan-tulisan atau ungkapan yang dapat mengaburkan dan tidak terus terang demi maksud-maksud tertentu.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is a descriptive qualitative research on semantic studies, especially on euphemisms and dysphemisms in daily newspapers that use subtle and coarse expressions or taboos. This research aims to describe the form of euphemism and dysphemism usage in daily newspapers. The data source in this research is Radar Banyumas daily newspaper in September 2024 edition. The object of this research is in the form of words and phrases containing euphemisms and dysphemisms. The data collection technique of this research uses the basic technique of listening, Simak Bebas Libat Cakap (SLBC), and note-taking technique. In the data analysis stage, the Agih method is used through the replace technique. The data validity in this study uses the theory of Sutarman (2017) and Allan and Burridge (1991). Based on the results of data analysis, it shows that the use of euphemism is more than the use of dysphemism. Based on these conclusions, the researcher suggests that conveying information to the general public avoid writings or expressions that can obscure and not be straightforward for certain purposes.


Kata kuncieufemisme; kesantunan berbahasa; Radar Banyumas; surat kabar
Pembimbing 1M. Riyanton, S.S., M.Pd.
Pembimbing 2Nia Ulfa Martha, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-05-19 12:24:22.745735
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.