Artikel Ilmiah : L1B020048 a.n. ELYSHEVA MYRELLA

Kembali Update Delete

NIML1B020048
NamamhsELYSHEVA MYRELLA
Judul ArtikelKESESUAIAN PROFIL BUDIDAYA TAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SISTEM SEMI INTENSIF DI KABUPATEN JEMBER TERHADAP SNI 7772 : 2013
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) telah berkembang pesat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember yang memiliki potensi besar dalam sektor ini. Informasi tentang pengelolaan budidaya udang vaname di Kabupaten ini diperlukan sebagai dasar pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usaha budidaya tambak udang vaname semi intensif di Kabupaten Jember serta mengetahui kesesuaian praktik budidaya dengan SNI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara menggunakan kuesioner, dan studi pustaka. Sampel penelitian sebanyak 29 orang pembudidaya dipilih dengan teknik purposive sampling. Data primer dan sekunder dianalisis secara deskriptif menggunakan metode skoring untuk menilai kesesuaian budidaya dengan SNI 7772:2013, serta diuji dengan Independent Sample T-Test untuk melihat perbedaan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden kedua kelompok adalah berusia 50–59 tahun dengan pengalaman untuk kelompok Gumukmas yaitu 3–5 tahun, sementara Kelompok Sumbersari memiliki pengalaman < 3 tahun. Berdasarkan kategorisasi yang ditetapkan, Kelompok Gumukmas terbagi menjadi 17% kategori rendah, 72% sedang, dan 11% tinggi. Sementara itu, Kelompok Sumbersari terdiri dari 9% kategori rendah, 82% sedang, dan 9% tinggi. Secara statistik, hanya tahapan produksi dan keseluruhan yang menunjukkan perbedaan signifikan terhadap SNI. Kesimpulannya, praktik budidaya di kedua kelompok sudah cukup baik namun tetap memerlukan peningkatan.
Kata kunci: Budidaya udang vaname, semi intensif, skoring, SNI, Kabupaten Jember
Abtrak (Bhs. Inggris)The aquaculture of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) has experienced notable growth in Indonesia, particularly in Jember Regency, which presents significant potential for further development. To support this progress, understanding the management profile of semi-intensive shrimp farming is essential. This study aims to examine the farming characteristics and assess the conformity of cultivation practices with the Indonesian National Standard (SNI) 7772:2013. The research employed a combination of observation, structured interviews using questionnaires, and literature review. A purposive sampling method was used to select 29 shrimp farmers. Data analysis was conducted descriptively using a scoring method, while the Independent Sample T-Test was applied to identify significant differences between groups. Most respondents were aged 50–59 years. The Gumukmas group had 3–5 years of experience, whereas the Sumbersari group had less than 3 years. Based on the scoring results, 17% of Gumukmas respondents were in the low category, 72% medium, and 11% high. In Sumbersari, 9% were low, 82% medium, and 9% high. Statistically, only the production stage and the overall compliance score showed significant differences. In conclusion, although both groups demonstrated generally adequate practices, further improvements remain necessary.
Keywords: Vannamei shrimp farming, semi-intensive, scoring, SNI, Jember Regency
Kata kunciBudidaya udang vaname, semi intensif, skoring, SNI, Kabupaten Jember
Pembimbing 1Emyliana Listiowati, S.Si, M.Sc
Pembimbing 2Agung Cahyo Setyawan, S.Pi., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman120
Tgl. Entri2025-05-19 11:53:53.899077
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.