Artikel Ilmiah : A1C021004 a.n. DIVANA IHDA NURFARIKHA
| NIM | A1C021004 |
|---|---|
| Namamhs | DIVANA IHDA NURFARIKHA |
| Judul Artikel | PENGEMBANGAN MODEL PARTIAL LEAST SQUARE REGRESSION (PLSR) UNTUK MEMPREDIKSI MUTU BIJI KAKAO FERMENTASI MENGGUNAKAN FOURIER TRANFORM INFRARED (FTIR) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan di sektor perkebunan Indonesia, dengan kontribusi ekspor yang signifikan. Fermentasi merupakan tahap kritis dalam pengolahan biji kakao yang mempengaruhi kualitas cita rasa, aroma, dan fisik biji kakao. Proses fermentasi biji kakao selama tujuh hari menyebabkan perubahan signifikan. Dalam penelitian ini dilakukan penggabungan data FTIR, pH, kadar air, dan tekstur menggunakan Ms. Excel. Menentukan FTIR sebagai variabel X (prediktor) dan variabel lainya sebagai Y (respon). Setelah itu dilakukan cros validation dan Evaluasi kualitas model melalui RMSE dan R², serta analisis Score Plot dan Loading Plot untuk memahami distribusi dan kontribusi data. Koefisien regresi hubungan antara variabel independen (prediktor) dan variabel dependen (respon) dalam suatu model regresi. Proses pengolahan kakao untuk menghasilkan kualitas produk unggul diperlukan beberapa pengujian, di antaranya pengujian fisik dan kimia. Hasil pengujian menunjukkan jika Model Partial Least Square Regression (PLSR) yang dikembangkan berdasarkan data spektra FTIR menunjukkan kinerja prediktif yang baik dalam memprediksi parameter mutu seperti pH, kadar air, dan tekstur biji kakao. Setiap model prediktif menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) yang tinggi dan nilai Root Mean Square Error (RMSE) yang rendah, menandakan akurasi dan presisi yang memadai. Kombinasi antara spektroskopi Fourier Transform Infrared (FTIR) dengan metode PLSR terbukti memiliki potensi besar sebagai alternatif metode analisis mutu fisika dan kimia pada proses fermentasi biji kakao. Dibandingkan dengan metode destruktif konvensional, pendekatan ini memiliki keunggulan dalam efisiensi waktu dan biaya, sekaligus memberikan hasil analisis yang akurat. Oleh karena itu, pendekatan FTIR dengan metode PLSR layak dikembangkan dan diimplementasikan lebih lanjut sebagai bagian dari sistem kendali mutu yang real-time dalam proses fermentasi kakao. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Cocoa is one of the leading commodities in Indonesia's plantation sector, with significant export contributions. Fermentation is a critical stage in cocoa bean processing that affects the flavor, aroma, and physical quality of cocoa beans. The fermentation process of cocoa beans for seven days causes significant changes. In this study, FTIR, pH, moisture content, and texture data were combined using Ms. Excel. Determining FTIR as variable X (predictor) and other variables as Y (response). After that, cross validation and Evaluation of model quality through RMSE and R², as well as Score Plot and Loading Plot analysis to understand the distribution and contribution of data. Regression coefficient is the relationship between the independent variable (predictor) and the dependent variable (response) in a regression model. Cocoa processing to produce superior product quality requires several tests, including physical and chemical tests. The test results show that the Partial Least Square Regression (PLSR) model developed based on FTIR spectra data shows good predictive performance in predicting quality parameters such as pH, moisture content, and texture of cocoa beans. Each predictive model showed high coefficient of determination (R²) values and low Root Mean Square Error (RMSE) values, indicating sufficient accuracy and precision. The combination of Fourier Transform Infrared (FTIR) spectroscopy with the PLSR method proved to have great potential as an alternative method of analyzing the physical and chemical quality of the cocoa bean fermentation process. Compared to conventional destructive methods, this approach has advantages in time and cost efficiency, while providing accurate analysis results. Therefore, the FTIR approach with the PLSR method deserves to be further developed and implemented as part of a real-time quality control system in the cocoa fermentation process. |
| Kata kunci | fermentasi, FTIR, kakao, mutu, PLSR |
| Pembimbing 1 | Riana Lisatanti, S.TP., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Dr. Laila Rahmawati, S.TP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2025-05-19 10:07:45.543991 |