Artikel Ilmiah : F1A019025 a.n. FAUZAN FATI RACHMAN

Kembali Update Delete

NIMF1A019025
NamamhsFAUZAN FATI RACHMAN
Judul ArtikelDunia Tanpa Laki-laki (Analisis Semiotik tentang Upaya Perempuan dalam Mengatasi Kehidupan Tanpa Laki-laki dalam Film “Y: The Last Man”[2021])
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kehidupan perempuan sering kali terjebak dalam stigma sosial yang menganggap mereka lemah dan bergantung pada laki-laki. Ketidakadilan gender menciptakan kritik sosial, salah satunya melalui film. Film dapat menjadi medium yang efektif untuk menyampaikan kritik sosial karena menggambarkan realitas sosial dengan cara yang menarik dengan memberikan pesan. Penelitian ini membahas film Y: The Last Man (2021), yang menceritakan wabah misterius yang hanya menyisakan perempuan di dunia. Film ini menggambarkan perjuangan perempuan untuk hidup mandiri tanpa kehadiran laki-laki, meski dengan berbagai kesulitan akibat wabah. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan dampak dan upaya serta perjuangan perempuan dalam film Y: The Last Man (2021) . Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif interpretatif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Terdapat 5 adegan yang akan dianalisis melalui tiga unsur: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukan bahwa stigma sosial dan budaya patriarki berdampak buruk pada kehidupan perempuan, pada film digambarkan perempuan hidup dengan penuh kesulitan akibat kurangnya tenaga ahli yang berakibat krisis, hal ini disebabkan karena budaya patriarki memandang laki-laki lebih baik daripada perempuan sehingga partisipasi perempuan dalam sektor publik di bawah laki. Namun perempuan bukanlah individu yang lemah karena walaupun hidup dengan penuh tekanan akan selalu berusaha untuk bertahan hidup.
Abtrak (Bhs. Inggris)Women's lives are often trapped in a social stigma that considers them weak and dependent on men. Gender injustice gives rise to social criticism, one of which is through film. Film can be an effective medium for conveying social criticism because it depicts social reality in an interesting way by conveying a message. This study discusses the film Y: The Last Man (2021), which tells the story of a mysterious plague that leaves only women in the world. This film depicts women's struggle to live independently without the presence of men, despite the various difficulties caused by the plague. This study aims to interpret the impact and efforts and struggles of women in the film Y: The Last Man (2021). The method used is an interpretive qualitative approach with Roland Barthes' semiotic analysis. There are 5 scenes that will be explained through three elements: denotation, connotation, and myth. The results of the study show that social stigma and patriarchal culture have a negative impact on women's lives, in the film women are depicted living with full difficulties due to the lack of experts which results in a crisis, this is because patriarchal culture views men as better than women so that women's participation in the public sector is below men. However, women are not weak individuals because even though they live under pressure, they will always try to survive.
Kata kunciStigma sosial; Semiotika; Ketidakadilan gender; Kritik sosial; Film Y: The Last Man
Pembimbing 1Dr. Tyas Retno Wulan, S,Sos., M.Si.
Pembimbing 2Wiman Rizkidarajat S.H., M.H.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2025-05-16 13:59:06.967028
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.