| NIM | F1A021102 |
| Namamhs | VANIA NAGITA CHRISTABEL |
| Judul Artikel | Peran Keluarga Dalam Pengasuhan Anak Stunting Di Desa Kebumen Kecamatan Baturraden |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran keluarga dalam pengasuhan anak stunting di Desa Kebumen, dengan fokus pada aspek pangan dan non-pangan dalam praktik pengasuhan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan utama terdiri dari lima orang tua yang memiliki anak stunting, didukung oleh informan pendukung seperti kader atau PPKBD Desa Kebumen dan petugas PLKB. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua tentang stunting masih terbatas pada gejala fisik dan penyebab umum seperti kekurangan gizi. Dalam aspek pangan, pengasuhan lebih menekankan pada pemenuhan kebutuhan dasar anak agar kenyang, bukan pada keseimbangan gizi. Selain itu, pendekatan pengasuhan cenderung permisif dan afektif, dengan struktur aturan yang tidak konsisten, serta dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan budaya lokal. Temuan ini dianalisis menggunakan teori tindakan sosial Max Weber dan konsep pola asuh dari Skinner et al., yang menunjukkan dominasi tindakan tradisional dan afektif dalam praktik pengasuhan anak stunting. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to understand the role of families in caring for stunted children in Kebumen Village, with a focus on both food-related and non-food aspects of daily caregiving practices. The research uses a qualitative approach with a case study method. The primary informants consist of five parents of stunted children, supported by key informants such as village cadres (PPKBD) and field officers from the Family Planning Agency (PLKB). Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that parents' knowledge about stunting remains limited to physical symptoms and general causes such as malnutrition. In terms of food, caregiving focuses more on fulfilling the child’s basic need to feel full rather than ensuring balanced nutrition. Furthermore, the caregiving approach tends to be permissive and affective, with inconsistent rule enforcement, and is influenced by economic conditions and local cultural norms. These findings were analyzed using Max Weber’s theory of social action and Skinner et al.’s parenting dimensions, which indicate a dominance of traditional and affective actions in the caregiving practices for children with stunting. |
| Kata kunci | pengasuhan anak, stunting, keluarga, tindakan sosial, gizi. |
| Pembimbing 1 | Ignatius Suksmadi Sutoyo |
| Pembimbing 2 | Sotyania Wardhianna |
| Pembimbing 3 | Rin Rostikawati |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-05-16 11:25:28.548099 |
|---|