Artikel Ilmiah : F1C021034 a.n. LILI RACHMA DIANTI

Kembali Update Delete

NIMF1C021034
NamamhsLILI RACHMA DIANTI
Judul ArtikelSTRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN SOSIAL DINAS
PEMUDA OLAHRAGA KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
KABUPATEN BANYUMAS DALAM PELESTARIAN
WAYANG GAGRAG BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Wayang gagrag Banyumas adalah wayang dengan ciri khas
pedalangan yang hanya ada di wilayah Karesidenan Banyumas.
Namun seiring perkembangan zaman, keberadaan wayang gagrag
Banyumas mulai meluntur sehingga perlu dilakukannya pelestarian.
Dinporabudpar kabupaten Banyumas sebagai lembaga pemerintah
memegang peran utama dalam pelestarian wayang gagrag
Banyumas melalui berbagai strategi, khususnya melalui komunikasi
pemasaran sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
strategi komunikasi pemasaran sosial yang dilakukan Dinporabudpar
dalam pelestarian wayang gagrag Banyumas. Selain itu, untuk
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat sehingga dapat
mengoptimalkan strategi di masa mendatang. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan lima narasumber
yang memenuhi kriteria. Data diperoleh melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat 3 strategi komunikasi pemasaran sosial
utama yang dilakukan Dinporabudpar dalam melestarikan wayang
gagrag Banyumas yaitu menjalin kemitraan, menampilkan di hari-hari besar, khususnya hari besar Banyumas, dan optimalisasi media
online. Adapun faktor pendukung utama adalah semangat dari
sumber daya manusia Dinporabudpar dan faktor pendukung utama
adalah keterbatasan anggaran. Berdasarkan analisis dengan
konsep integrated marketing communication (IMC), strategi yang
dilakukan Dinporabudpar tergolong dalam aktivitas public relations,
pemasaran langsung, dan internet marketing.
Abtrak (Bhs. Inggris)Wayang gagrag Banyumas, a distinct form of puppetry only found in
the Banyumas region. However, as time went on, the existence of
Wayang gagrag Banyumas started to fade, which calls for efforts to
preserve it. The Youth, Sports, Culture, and Tourism Office in
Banyumas is key in preserving Wayang gagrag Banyumas through
various strategies, primarily through social marketing
communication. This research aims to analyze the social marketing
communication strategies used by the Youth, Sports, Culture, and Tourism Office in preserving Wayang gagrag Banyumas and identify
the factors that support and inhibit these strategies to optimize future
efforts. The study uses a qualitative approach, involving five
informants who meet the required criteria. Data were collected
through in-depth interviews, observations, and documentation. The
findings revealed three main strategies used by the Youth, Sports,
Culture, and Tourism Office: building partnerships, performing during
major local holidays, particularly Banyumas holidays, and optimizing
online media. The main supporting factor is the enthusiasm of the
office’s human resources, while the primary challenge is limited
funding. Based on an analysis using the Integrated Marketing
Communication concept, the strategies are classified into public
relations, direct marketing, and internet marketing activities.
Kata kunciStrategi Dinporabudpar, komunikasi pemasaran sosial, pelestarian budaya, wayang communication (IMC), analisis SWOT gagrag Banyumas, integrated marketing,
Pembimbing 1Prof. Dr. Nana Sutikna, M.Hum.
Pembimbing 2Dr. Agus Ganjar Runtiko, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 3Dr. S. Bekti Istiyanto, S.Sos, M.Si
Tahun2025
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2025-05-14 11:49:15.723577
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.