Artikel Ilmiah : E1A021020 a.n. WIWIT NURHIDAYATI

Kembali Update Delete

NIME1A021020
NamamhsWIWIT NURHIDAYATI
Judul ArtikelPELAKSANAAN PIDANA PELAYANAN MASYARAKAT TERHADAP
ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN
DENGAN PEMBERATAN
(Studi Putusan PN Purwokerto Nomor: 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN Pwt)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana merupakan bagian dari suatu problematika sosial dalam
kehidupan sehari-hari masyarakat yang dirasa sangat meresahkan. Salah tindak
pidana yang mempunyai frekuensi tinggi terjadinya adalah tindak pidana
pencurian. Tindak pidana pencurian tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa
saja tetapi juga dapat dilakukan oleh anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pelaksanaan dan hambatan pelaksanaan penjatuhan tindakan
pelayanan masyarakat pada Anak yang diputus Pengadilan Negeri Purwoketo
Nomor ; 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN Pwt. Artikel ini menggunakan penelitian
yuridis empiris dengan pengumpulan data menggunakan metode wawancara
untuk mengumpulkan data primer dan studi kepustakaan untuk mengumpulkan
data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pidana
pelayanan masyarakat pada anak pelaku yang bersangkutan sesuai dengan pasal
76 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tetang Sistem Peradilan Pidana
Anak. Hambatan dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat terhadap Anak
tersebut ada pada faktor sarana atau fasilitas dari mengenai pengawasan Bapas
melaui daring via Whattsapp karena kendala biaya dan pembangunan Gedung
TK yang berhanti serta faktor keluarga dimana kurangnya keaktifan,
kesemangatan dan inisiatif anak dipengaruhi karena keseharian sehari-hari di
dalam rumahnya. Anak terbiasa bangun siang karena pulang ke rumah larut
malam setelah pergi bermain sehingga tidurnya pun larut malam.
Abtrak (Bhs. Inggris)Criminal acts are part of a social problem in people's daily lives that is
considered very troubling. One of the criminal acts that has a high frequency of
occurrence is theft. The crime of theft is not only committed by adults but can
also be committed by children. This study aims to determine the implementation
and obstacles to the implementation of community service actions on children
decided by the Purwoketo District Court Number; 4/Pid.Sus-Anak/2023/PN
Pwt. This article uses empirical juridical research with data collection using
interview methods to collect primary data and literature studies to collect
secondary data. The results of the study show that the criminal implementation
of community service crimes against the child of the perpetrator is in
accordance with article 76 of Law Number 11 of 2012 concerning the Child
Criminal Justice System. The obstacle in the implementation of community
services for children is in the factor of facilities or facilities from the supervision
of the father through online via WhatsApp due to cost constraints and the
construction of the Kindergarten Building which is haunting as well as family
factors where the lack of activity, enthusiasm and initiative of children is
influenced by daily life in their home. Children are used to waking up at noon
because they come home late at night after going to play so that they sleep late
at night.
Kata kunciTindak pidana pencurian dengan pemberatan, Anak, Pidana pelayanan masyarakat
Pembimbing 1Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H.
Pembimbing 2Dr. Budiyono, S.H., M.Hum
Pembimbing 3Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H.
Tahun2025
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2025-05-09 15:30:28.937225
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.