Artikel Ilmiah : G1A021107 a.n. DHYANDRA CINTA MAHARANI MUSTADI

Kembali Update Delete

NIMG1A021107
NamamhsDHYANDRA CINTA MAHARANI MUSTADI
Judul ArtikelHUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN
GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS
DI RSUD BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Gagal ginjal kronik adalah kerusakan ginjal yang terjadi secara progresif dan irreversible dengan LFG <60 ml/menit/1,73 m2 selama 3 bulan atau lebih. Pasien gagal ginjal kronik memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis seumur hidup, yang dapat berdampak terhadap kecemasan dan kualitas hidup pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Banyumas. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan
penelitian cross sectional menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan WHOQOL-BREF. Analisis data akan dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan bivariat untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang bermakna
antar variabel, menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil bivariat menunjukkan bahwa koefisien korelasi -0,080 dengan p-value (<0,05) 0,501. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan
yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Chronic kidney disease is a progressive and irreversible kidney damage with LFG <60 ml/minute/1.73 m2 for 3 months or more. Chronic kidney disease patients require renal replacement therapy such as lifelong hemodialysis, which can affect the patient's anxiety and quality of life. Objective: To determine the relationship between anxiety levels and quality of
life of chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis at RSUD Banyumas. Research Methods: This study used a cross-sectional study design using the Hamilton Anxiety Rating
Scale (HARS) and WHOQOL-BREF questionnaires. Data analysis will be carried out univariately to describe the characteristics of respondents and bivariately to determine whether there is a significant relationship between variables, using the Spearman correlation test. Results: The bivariate results showed that the correlation coefficient was -0.080 with a p-value (<0.05) of 0.501. Conclusion: There is no significant relationship between anxiety levels and quality of life of chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis at RSUD Banyumas.
Kata kunciGagal ginjal kronik, hemodialisis, tingkat kecemasan, kualitas hidup.
Pembimbing 1dr. Taufik Hidayanto, Sp.KJ
Pembimbing 2dr. Hajid Rahmadianto Mardihusodo, M.Sc., Sp.U
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2025-05-08 13:47:42.18935
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.