Artikel Ilmiah : I1A021066 a.n. YENI NUR HIDAYATI

Kembali Update Delete

NIMI1A021066
NamamhsYENI NUR HIDAYATI
Judul ArtikelAnalisis Faktor yang Berpengaruh terhadap Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Petani Padi di Kecamatan Patikraja
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan suatu kelainan akibat penekanan saraf medianus pada terowongan karpal di pergelangan tangan dengan gejala utama berupa kesemutan dan rasa nyeri yang menjalar ke jari serta tangan yang dipersarafi oleh saraf medianus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap CTS pada petani padi di Kecamatan Patikraja.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petani padi di Kecamatan Patikraja. Pengambilan sampel dengan metode cluster random sampling sebanyak 99 petani padi. Analisis data dengan uji chi-square atau fisher exact dan regresi logistik ganda.
asil Penelitian: Variabel yang berpengaruh adalah gerakan berulang (p=0,031), sikap kerja (p=0,003), dan jenis kelamin p=0,010). Variabel yang tidak berpengaruh adalah usia (p=0,401), IMT (p=0,094), masa kerja (p=0,636), dan lama kerja (p=0,869).
Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah gerakan berulang karena memiliki nilai OR paling besar yaitu 16,598 yang artinya petani padi dengan gerakan berulang berisiko (≥30 kali/menit) memiliki peluang 16,598 kali lebih besar untuk mengalami CTS dibandingkan petani padi dengan gerakan berulang tidak berisiko (<30 kali/menit). Petani padi disarankan untuk melakukan istirahat berkala dan menerapkan sikap kerja yang ergonomis.
Kata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome, Petani Padi, Gerakan berulang, Sikap Kerja, Jenis Kelamin
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a disorder caused by compression of the median nerve in the carpal tunnel of the wrist. Its main symptoms are tingling, pain radiating to the finger and hand innervated by the median nerve. This study aims to determine what factors influence CTS among rice farmers in Patikraja District.
Method: The type of research used is quantitative with a cross-sectional study design. The study population was all rice farmers in Patikraja District. Sampling was conducted using the cluster random sampling on 99 rice farmers. Data analysis with chi-square or fisher exact test and multiple logistic regression.
Keywords: Carpal Tunnel Syndrome, Rice Farmers, Repetitive Movement, Work Attitude, Gender
Results: The variables significantly associated with CTS were repetitive movement (p=0.031), work attitude (p=0.003), and gender (p=0.010). The variables that do not influence are age (p=0.401), BMI (p=0.094), work period (p=0.636), and length of work (p=0.869).
Conclusion: The most influential factor on Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is repetitive movement because it has the largest OR value of 16.598, which means that rice farmers with risky repetitive movement (30 times or more per minute) have a 16.598 times greater chance of experiencing CTS compared to rice farmers with non-risky repetitive movement (less than 30 times per minute). It is recommended for rice farmers to take regular breaks and implement an ergonomic work attitude.
Kata kunciCarpal Tunnel Syndrome, Petani Padi, Gerakan berulang, Sikap Kerja, Jenis Kelamin
Pembimbing 1Siti Harwanti, S.Kp., M.Kes.
Pembimbing 2Nur Ulfah, S.K.M., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2025-05-08 11:46:33.291379
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.