Artikel Ilmiah : A1D021201 a.n. NADINA POSZAREVAC SAPUTRA

Kembali Update Delete

NIMA1D021201
NamamhsNADINA POSZAREVAC SAPUTRA
Judul ArtikelInduksi Keragaman Genetik Kedelai Edamame Menggunakan Mutagen Radiasi Sinar Gamma Cobalt60 (CO60) dan Keragaannya di Dataran Rendah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kedelai edamame merupakan kelompok kacang-kacangan dengan nilai ekonomi
tinggi karena kandungan gizi yang tinggi, ukuran biji yang lebih besar, rasa yang lebih
manis, dan tekstur yang lebih lembut dibandingkan kedelai biasa. Penelitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh radiasi sinar gamma CO60 terhadap keragaman fenotipe mutan
kedelai edamame di dataran rendah, dan mendapatkan mutan kedelai edamame yang
adaptif di dataran rendah. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 tahapan yaitu radiasi benih
dengan dosis 150, 300, 450, dan 600 Gy, serta pengujian benih hasil radiasi. Metode
penelitian yang digunakan adalah rancangan perbesaran (Augmented design) dengan
kontrol meliputi kedelai edamame varietas Biosoy 1, Ryoko, dan Grobogan. Karakter
kuantitatif yang diamati adalah tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, jumlah buku pada
batang utama, jumlah polong isi 1,2, dan 3, bobot polong per tanaman, diameter biji,
produksi per tanaman, berat 100 biji, dan uji kadar gula, sedangkan karakter kualitatif
meliputi waktu mulai pembungaan, bentuk lateral daun, pertumbuhan cabang tanaman,
warna rambut pada batang utama, warna polong, warna konveksitas polong, warna biji,
glossiness biji, dan warna hilum biji. Hasil penelitian menunjukkan nilai LD50 pada
kedelai edamame varietas Biosoy 1 generasi M1 sebesar 187,069 Gy, dan mendapatkan
30 genotipe yang diduga mutan putatif berdasarkan seleksi LSI dan perubahan karakter
kualitatif. Genotipe ini terdiri dari 15 genotipe yang berasal dari dosis 150 Gy, 12
genotipe dari dosis 300 Gy, dan 3 genotipe dari dosis 450 Gy. Genotipe-genotipe ini
menunjukkan variasi keragaman genetik yang luas terhadap pertumbuhan dan hasil
tanaman kedelai edamame.
Abtrak (Bhs. Inggris)Edamame soybeans are a group of legumes with high economic value due to their
high nutritional content, larger seed size, sweeter flavor, and softer texture than regular
soybeans. This study aims to determine the effect of CO60 gamma radiation on the
phenotypic diversity of edamame soybean mutants in the lowlands, and to obtain
edamame soybean mutants that are adaptive in the lowlands. This research was carried
out in 2 stages, namely seed radiation with doses of 150, 300, 450, and 600 Gy, as well as seed testing of radiation results. The research method used was an augmented design
with controls including edamame soybean varieties Biosoy 1, Ryoko, and Grobogan.
Quantitative characters observed were plant height, leaf area, number of leaves, number
of books on the main stem, number of filled pods 1, 2, and 3, pod weight per plant, seed
diameter, production per plant, 100 seed weight, and sugar content test, while qualitative
characters included flowering time, lateral leaf shape, plant branch growth, hair color
on the main stem, pod color, pod convexity color, seed color, seed glossiness, and seed
hilum color. The results showed that the LD50 value of edamame soybean variety Biosoy
1 generation M1 was 187.069 Gy, and obtained 30 genotypes suspected of putative
mutants based on LSI selection and qualitative character changes. These genotypes
consisted of 15 genotypes derived from the 150 Gy dose, 12 genotypes from the 300 Gy
dose, and 3 genotypes from the 450 Gy dose. These genotypes showed a wide range of
genetic diversity in the growth and yield of edamame soybean.
Kata kunciaugmented design, Biosoy 1, fenotipe tanaman, LD50, mutasi
Pembimbing 1Fatichin, S.P., M.P., Ph.D.
Pembimbing 2Zulfa Ulinnuha, S.P., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2025-05-08 08:42:00.388499
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.