Artikel Ilmiah : D1A021196 a.n. DIO REVALDI CHANDRA

Kembali Update Delete

NIMD1A021196
NamamhsDIO REVALDI CHANDRA
Judul ArtikelKONSUMSI LEMAK DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT PADA KAMBING YANG MENDAPAT PAKAN BASAL BERKROMIUM YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung rumput laut terhadap konsumsi lemak dan total digestible nutrien pada kambing. Perlakuan yang diberikan : R0 sebagai pakan basal yang mengandung kromium organik (64,49% konsentrat + 30% hijauan + ampas tahu 5,51%) + kromium organik 1.5 ppm, dan R1 (R0 + tepung rumput laut 2%). Penelitian dilaksanakan mulai 11 Maret – 2 Juni 2024 di Melon Farm, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah 18 ekor Kambing Jawarandu jantan dengan rataan bobot badan 25,45±2,41 kg. Pakan yang diberikan sebesar 4% BK/kg BB. Metode penelitian yang digunakan adalah in vivo dengan 2 perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak 9 kali. Data penelitian yang diperoleh dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tepung rumput laut 2% pada pakan kambing yang mengandung chromium memberikan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi lemak dan konsumsi total digestible nutrient. Rataan konsumsi lemak: R0 sebesar 48,01±5,21 g dan R1 sebesar 50,33±7,36 g. Rataan kecernaan total digestible nutrient: R0 sebesar 716,11±37.83 g dan R1 sebesar 817,65 ± 134.71 g. Kesimpulan, suplementasi tepung rumput laut sp. 2% dalam pakan basal berchromium pada kambing tidak mempengaruhi konsumsi lemak kasar dan total digestible nutrient.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the effect of seaweed flour supplementation on fat consumption and total digestible nutrients in goats. The treatments given: R0 as basal feed containing organic chromium (64.49% concentrate + 30% greens + 5.51% tofu dregs) + 1.5 ppm organic chromium, and R1 (R0 + 2% seaweed flour). The study was conducted from March 11 to June 2, 2024 at Melon Farm, Purwokerto, Banyumas Regency, and the Animal Feed Science Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University. The material used in this study was 18 male Jawarandu goats with an average body weight of 25.45 ± 2.41 kg. The feed given was 4% BK / kg BW. The research method used was in vivo with 2 treatments and repeated 9 times. The research data obtained were analyzed by T test. The results showed that supplementation of 2% seaweed flour in goat feed containing chromium had no significant effect (P>0.05) on fat consumption and total digestible nutrient consumption. Average fat consumption: R0 of 48.01 ± 5.21 g and R1 of 50.33 ± 7.36 g. Average digestibility of total digestible nutrients: R0 of 716.11 ± 37.83 g and R1 of 817.65 ± 134.71 g. In conclusion, supplementation of 2% seaweed flour sp. in basal feed containing chromium in goats did not affect crude fat consumption and total digestible nutrients.
Kata kunciKata Kunci : Kambing, Tepung Rumput Laut, Chromium Organik, Konsumsi Lemak, Konsumsi Total Digestible Nutrient
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, MP., IPU., ASEAN Eng.
Pembimbing 2Prof. Dr. Ir. Munasik, MP., IPU
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2025-05-06 11:13:16.318318
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.