Artikel Ilmiah : D1A021095 a.n. NAUFAL AINAN ZAMZAM

Kembali Update Delete

NIMD1A021095
NamamhsNAUFAL AINAN ZAMZAM
Judul ArtikelKONSUMSI DAN KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK
KAMBING YANG MENDAPAT PAKAN BASAL BERCHROMIUM YANG
DISUPLEMENTASI TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian telah dilaksanakan pada Bulan Maret-Juni 2024 di Melon Farm, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung rumput laut (Gracilaria sp.) pada pakan basal berchromium terhadap konsumsi bahan kering serta bahan organik dan kecernaan bahan kering serta bahan organik. Materi pada penelitian ini menggunakan 18 ekor kambing jantan lokal dengan rataan bobot badan 25,45 ± 2,41 Kg. Pakan yang diberikan sebanyak 4% BK/Kg BB. Pakan perlakuan yang diberikan yaitu : R0 (64,49% konsentrat yang telah dicampur dengan Chromium organik sebanyak 1,5 ppm + 30% hijauan + 5,51% ampas tahu) dan R1 (R0 + 2% suplementasi tepung rumput laut Gracilaria sp.). Metode penelitian yang digunakan adalah in vivo dengan 2 perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak 9 kali. Data penelitian yang diperoleh dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tepung rumput laut Gracilaria sp. 2% pada pakan basal Chromium terhadap ternak kambing tidak memberikan pengaruh yang nyata (P > 0,05) terhadap konsumsi bahan kering serta bahan organik dan kecernaan bahan kering serta bahan organik. Rataan konsumsi bahan kering yaitu : R0 989,15 ± 102,44 gram/hari dan R1 1092,18 ± 133,15 gram/hari. Rataan konsumsi bahan organik yaitu : R0 896,26 ± 84,33 gram/hari dan R1 981,35 ± 105,79 gram/hari. Rataan kecernaan bahan kering yaitu : R0 79,43% ± 2,70% dan R1 79,50% ± 3,51%. Rataan kecernaan bahan organik yaitu : R0 72,80% ± 1,95% dan R1 74,69% ± 5,53%. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini bahwa suplementasi tepung rumput laut Gracilaria sp. sebanyak 2% dalam pakan basal berchromium pada kambing tidak berpengaruh nyata terhadap peningkatan konsumsi bahan kering serta bahan organik dan kecernaan bahan kering serta bahan organik, tetapi dapat meningkatkan konsumsi bahan kering (103,03 gram/hari atau 10,42%), konsumsi bahan organik (85,09 gram/hari atau 9,49%), kecernaan bahan kering (0,07%) dan kecernaan bahan organik (1,89%).
Abtrak (Bhs. Inggris)The research was conducted from March to June 2024 at Melon Farm, Banyumas Regency and Feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Jenderal Soedirman. This study aims to determine the effect of supplementation of seaweed flour (Gracilaria sp.) on basal feed with Chromium on dry matter consumption and organic matter and digestibility of dry matter and organic matter. The material in this study used 18 local male goats with an average body weight of 25.45 ± 2.41 Kg. The feed given was 4% DMI/Kg BW. The feed treatments given were: R0 (64.49% concentrate mixed with 1.5 ppm organic Chromium + 30% forage + 5.51% tofu dregs) and R1 (R0 + 2% supplementation of Gracilaria sp. seaweed flour). The research method used was in vivo with 2 treatments and repeated 9 times. The results showed that the supplementation of Gracilaria sp. 2% seaweed flour in Chromium basal feed to goats did not have a significant effect (P > 0.05) on dry matter consumption and organic matter and digestibility of dry matter and organic matter. Average dry matter consumption is: R0 989,15 ± 102,44 grams/day and R1 1092,18 ± 133,15 grams/day. Average consumption of organic matter is: R0 896,26 ± 84,33 grams/day and R1 981,35 ± 105,79 grams/day. The average digestibility of dry matter is: R0 79,43% ± 2,70% and R1 79,50% ± 3,51%. The average digestibility of organic matter is: R0 72,80% ± 1,95% and R1 74,69% ± 5,53%. The conclusion obtained in this study is that the supplementation of Gracilaria sp. seaweed flour as much as 2% in the basal feed with Chromium in goats does not significantly affect the increase in dry matter consumption and organic matter and digestibility of dry matter and organic matter, but can increase dry matter consumption (103.03 grams/day or 10.42%), organic matter consumption (85.09 grams/day or 9.49%), dry matter digestibility (0.07%) and organic matter digestibility (1.89%).
Kata kunciKata kunci : Gracilaria sp., Chromium organik, kambing jantan lokal, konsumsi bahan kering dan bahan organik, kecernaan bahan kering dan bahan organik
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, MP., IPU., ASEAN Eng
Pembimbing 2Ir. Nur Hidayat, M.Si., IPM
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2025-05-06 09:48:01.024707
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.