| NIM | A1D021082 |
| Namamhs | KHOIRUL LATIFAH |
| Judul Artikel | Aplikasi Marka SSR (Simple Sequence Repeats) dan CYTP450 (Cytochrome P450) pada Keragaman Genetik 12 Aksesi Kunyit (Curcuma longa L.) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman genetik kunyit dari beberapa daerah dengan marka SSR dan CYTP450 yang didukung dengan informasi karakter morfologinya. Analisis morfologi dilakukan dengan pedoman DUS (Distinctiveness, Uniformity, and Stability) dan Munsell, analisis keberadaan pita DNA dilakukan dengan skoring, frekuensi alel dihitung menggunakan rumus dari Wallace (2003), keefektifan marka (PIC) menggunakan software iMEC(Interuniversity MicroElectronics Center), dan analisis kekerabatan menggunakan software NTSYS dengan koefisien Jaccard. Hasil analisis morfologi 12 aksesi kunyit menunjukkan keragaman yang nyata dengan adanya variasi antarvariabel yang diamati. Berdasarkan hasil amplifikasi, ukuran alel dari keseluruhan primer berkisar antara 150-2.000 bp dengan frekuensi terendah 25% dan tertinggi 100%. Marka SSR maupun CYTP450 menunjukkan efektivitas yang baik dalam menganalisis keragaman genetik pada 12 aksesi kunyit. Nilai PIC tertinggi pada primer SSR yaitu 0,37, sedangkan pada primer CYTP450 adalah 0,36. Nilai PIC tersebut mengindikasikan bahwa kedua marka yang digunakan cukup informatif untuk mengidentifikasi variasi genetik pada populasi kunyit. Keragaman genetik 12 aksesi kunyit berdasarkan karakter morfologi dan molekuler menunjukkan variasi yang signifikan dengan koefisien kemiripan tiap aksesi antara 44% (aksesi Purwokerto dengan aksesi lainnya) hingga 94% (aksesi Jambi dan Koyabarat, aksesi Tanjung Pandan dan Tanggamus) yang mengindikasikan adanya keragaman genetik yang luas antaraksesi kunyit yang diteliti. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purpose of this study is to use CYTP450 and SSR markers to determine the genetic diversity of turmeric from various places. Morphological analysis was conducted using the DUS (Distinctiveness, Uniformity, and Stability) and Munsellguidelines, DNA band presence was scored, allele frequencies were calculated using Wallace’s formula (2003), marker effectiveness (PIC) was assessed using iMEC software (Interuniversity MicroElectronics Center), and clustering analysis was performed using NTSYS software with Jaccard's similarity coefficient. The morphological analysis of 12 turmeric accessions revealed significant diversity with variations across the observed variables. Based on the amplification results, allele sizes from all primers ranged from 150 to 2,000 bp, with the lowest frequency at 25% and the maximum being 100%. Both SSR and CYTP450 markers proved effective in analyzing genetic diversity in the 12 turmeric accessions. The highest PIC value for SSR primers was 0.37, while for CYTP450 primers it was 0.36. These PIC values indicate that both markers are sufficiently informative for identifying genetic variation within the turmeric population. The genetic diversity of the 12 turmeric accessions based on both morphological and molecular characteristics showed significant variation, with similarity coefficients ranging from 44% (between the Purwokerto accession and other accessions) to 94% (between the Jambi and Koyabarat accessions, and the Tanjung Pandan and Tanggamus accessions), indicating a wide genetic diversity among the turmeric accessions studied. |
| Kata kunci | Keragaman genetik, kunyit, marka CYTP450, dan marka SSR |
| Pembimbing 1 | Prita Sari Dewi, S.P., M.Sc., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Ir. Purwandaru Widyasunu, M.Sc.Agr |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2025-05-05 09:57:32.448285 |
|---|