| NIM | L1A021002 |
| Namamhs | HESTI PUSPITASARI |
| Judul Artikel | Perbedaan Durasi dan Kepadatan Transportasi Metode Semi Basah Terhadap Sintasan, Lipid dan Protein Kerang Hijau (Perna viridis) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kerang hijau merupakan sumberdaya akuatik perairan yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta merupakan komoditi ekspor di Indonesia. Salah satu teknik ekspor yang biasa digunakan yaitu metode “live transport”. Namun seiring berjalannya waktu muncul permasalahan yaitu penurunan kualitas kerang hijau akibat transportasi hidup. Transportasi hidup menyebabkan stress pada kerang hijau akibat paparan udara, perubahan suhu, keracunan ammonia serta kepadatan yang berlebihan. Berdasarkan pernyataan berikut maka skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh durasi serta kepadatan pada transportasi hidup kerang hijau dilihat dari parameter sintasan kerang hijau serta menganalisis efektivitas metode semi basah dalam pengiriman kerang hijau. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan perlakuan durasi dan kepadatan dalam tiga kali ulangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa perlakuan durasi dan kepadatan menyebabkan nilai sintasan bervariasi dari 88,5±1,5% sampai 100±0%. Transportasi hidup metode semi basah efektif untuk diaplikasikan karena nilai mortalitas rendah pada kerang hijau setelah di transportasikan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Green mussels are aquatic resources that have high economic value and are export commodities in Indonesia. One of the export techniques commonly used is the "live transport" method. However, over time, problems have arisen, namely the decline in the quality of green mussels due to live transportation. Live transportation causes stress to green mussels due to air exposure, temperature changes, ammonia poisoning and excessive density. Based on the following statement, this thesis aims to explain the effect of duration and density on the transportation of green mussels seen from the survival parameters of green mussels and the analysis of the effectiveness of the semi-wet method in shipping green mussels. This study used the Factorial Completely Randomized Design method with duration and density treatments in three replications. Based on the research that has been done, the results showed that the duration and density treatments caused the survival value to vary from 88.5 ± 1.5% to 100 ± 0%. The semi-wet live transportation method is effective to apply because the mortality value is low in green mussels after being transported. |
| Kata kunci | Durasi, kepadatan, kerang hijau, transportasi hidup |
| Pembimbing 1 | Dr. Dyahruri Sanjayasari, S.Pt., M.Si |
| Pembimbing 2 | Hery Irawan S.Pi., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2025-05-04 09:04:58.85059 |
|---|