Artikel Ilmiah : D1B023005 a.n. RAYMOND SIHOMBING
| NIM | D1B023005 |
|---|---|
| Namamhs | RAYMOND SIHOMBING |
| Judul Artikel | PERBANDINGAN ANALISIS FINANSIAL USAHA AYAM NIAGA PETELUR DI KANDANG YANG BERBEDA PT WIJAYA FARM KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang. Usaha peternakan ayam niaga petelur merupakan salah satu sektor agribisnis yang berperan penting dalam penyediaan protein hewani di Indonesia. Efisiensi manajemen usaha, khususnya dalam aspek finansial, sangat diperlukan guna memastikan keberlanjutan dan profitabilitas usaha. Perbedaan kapasitas kandang dan populasi ayam diduga dapat memengaruhi performa finansial pada masing-masing unit usaha. Materi dan Metode. Penelitian dilakukan di PT Wijaya Farm, Kabupaten Kuningan selama periode magang dari 26 Juli hingga 23 November 2024. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Objek penelitian terdiri dari dua kandang ayam petelur, yaitu kandang A dan kandang B, yang memiliki populasi lebih dari 2.000 ekor ayam. Analisis finansial dilakukan terhadap masing-masing kandang meliputi perhitungan biaya, penerimaan, keuntungan, BEP, R/C ratio, dan rentabilitas. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandang B memiliki performa finansial yang lebih baik dibandingkan kandang A. Total penerimaan kandang B sebesar Rp 376.668.000 dengan laba sebesar Rp 149.088.000 dan nilai rentabilitas sebesar 25,40%. Sementara kandang A memperoleh penerimaan sebesar Rp 299.815.200 dengan laba sebesar Rp 96.604.534 dan rentabilitas sebesar 18,29%. Nilai R/C ratio pada kandang B sebesar 1,65, lebih tinggi dibandingkan kandang A sebesar 1,48. Kedua kandang menunjukkan nilai R/C ratio >1, yang menandakan usaha layak dijalankan. Simpulan. Berdasarkan hasil analisis finansial, Kandang B lebih efisien dibandingkan kandang A, baik dari segi penerimaan, keuntungan, efisiensi biaya, maupun pemanfaatan modal yang tercermin dalam nilai rentabilitas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background. Commercial layer poultry farming is one of the agribusiness sectors that plays an important role in providing animal protein in Indonesia. Efficient business management, particularly in financial aspects, is essential to ensure the sustainability and profitability of the business. Differences in cage capacity and chicken population are suspected to influence the financial performance of each production unit. Materials and Methods. This research was conducted at PT Wijaya Farm, Kuningan Regency during the internship period from July 26 to November 23, 2024. The study used both primary and secondary data, collected through interviews, observations, and documentation. The research objects were two commercial layer poultry cages, namely Cage A and Cage B, each housing more than 2.000 chickens. Financial analysis was conducted for each cage, covering cost calculation, revenue, profit, break-event point (BEP), R/C ratio, and profitability. Results. The results showed that Cage B had better financial performance compared to Cage A. Total revenue for Cage B was Rp 376,668,000 with a profit of Rp 149,088,000 and a profitability rate of 25.40%. Meanwhile, Cage A earned Rp 299,815,200 in revenue with a profit of Rp 96,604,534 and a profitability rate of 18.29%. The R/C ratio for Cage B was 1.65, higher than Cage A’s ratio of 1.48. Both cages showed R/C values greater than 1, indicating that the business is feasible. Conclusion. Based on the financial analysis, Cage B is more efficient than Cage A in terms of revenue, profit, cost efficiency, and capital utilization as reflected in the profitability value. |
| Kata kunci | ayam niaga petelur, analisis finansial, R/C ratio, BEP, rentabilitas. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Rosidi, MP. IPU. |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Ir. Bambang Hartoyo, M.Si., IPU., ASEAN Eng. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2025-05-02 15:38:14.692349 |