Artikel Ilmiah : G1A009100 a.n. HANDIANA SAMANTA

Kembali Update Delete

NIMG1A009100
NamamhsHANDIANA SAMANTA
Judul ArtikelHUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN THALASSAEMIA ANAK

Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang. Kualitas hidup anak thalassemia beta mayor sangat kompleks dan multifaktorial. Di Banyumas, jumlah penderita thalassemia terus bertambah, tercatat ada 165 penderita pada tahun 2012. Tatalaksana thalassemia pada anak membutuhkan kecakapan khusus yang menjadikan pasien dan keluarganya dalam suatu kelompok yang saling mendukung.
Tujuan Penelitian. Mengetahui hubungan fungsi keluarga dengan kualitas hidup pasien thalassemia.
Metode Penelitian. Desain penelitian ini adalah penelitian dengan rancangan analitik observasional dengan desain cross sectional, yang menghubungkan fungsi keluarga dengan kualitas hidup pada 40 pasien thalassaemia anak di RSUD Banyumas usia 6-13 tahun, dengan status sosial ekonomi keluarga sedang-tinggi, dan pendidikan terakhir ayah minimal SMP-Perguruan Tinggi. Data dikumpulkan dengan kuesioner skor APGAR keluarga dan Peds Ql Generic Care Scale 4.0 yang diisi oleh ibu pasien.
Hasil Penelitian. Subyek dengan kualitas hidup baik sebanyak 85,0%; subyek dengan fungsi keluarga sehat sebanyak 62,5%. Domain kualitas hidup yang terganggu adalah domain fisik (45,0%), domain sekolah (17,5%) dan domain emosi (15,0%). Hasil analisis uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup pasien thalassaemia anak (P > 0,05).
Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan fungsi keluarga dengan kualitas hidup pasien thalassaemia anak di RSUD Banyumas.




Abtrak (Bhs. Inggris)Background. Quality of life in beta thalassemia major’s pediatrics are complex and multifactorial. In Banyumas, the number of thalassemia patients increased, there were 165 people in 2012. Management of thalassemia requires special skills that make patients and their families in a group that supports each other.
Objectives. To know the relationship between family function and quality of life thalassaemia’s pediatrics.
Methods. The design of this research is an analytical observation of cross sectional method, which link between family functioning with quality of life in 40 thalassemia’s pediatrics ages 6-13 in RSUD Banyumas, with family socioeconomic status were average to high grade, and the father's education level were minimal junior high school (SMP). Data were collected by questionnaires family APGAR scores and Peds QL 4.0 Generic care scale completed by the mother’s.
Results. The results showed the subjects with good quality of life as much as 85.0%; subjects with healthy family functioning as much as 62.5%. Domains which is compromised, are physical domain (45.0%), the domain of school (17.5%) and emotional domains (15.0%). The results of Fisher's Exact Test analysis showed no significant relationship between family functioning and quality of life of thalassemia’s pediatrics (P> 0.05).
Conclusions.The conclusion of this research is there was no significant relationship between family functioning and quality of life of thalassemia’s pediatrics in RSUD Banyumas.


Kata kuncifungsi keluarga, kualitas hidup, thalassaemia
Pembimbing 1dr. Yudhi Wibowo, MPH
Pembimbing 2dr. Agung Saprasetya Dwi Laksana, M.Sc, PH
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.