| NIM | F1A018075 |
| Namamhs | RESTU SETYA RAHMADANI |
| Judul Artikel | KAMPANYE ANTI KEKERASAN BERBASIS GENDER DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (ANALISIS SEMIOTIKA PADA AKUN INSTAGRAM @magdaleneid) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya-upaya yang dilakukan oleh Magdalene melalui akun Instagram @magdaleneid dalam mengkampanyekan anti Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) serta untuk melihat respon pengguna Instagram terhadap konten kampanye tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Data yang digunakan berupa data visual dari postingan-postingan di akun Instagram @magdaleneid, termasuk poster, foto, dan video yang mengkampanyekan anti KBGO. Analisis dilakukan dengan mengkaji tiga unsur utama dalam semiotika Peirce, yaitu tanda (gambar, bentuk, warna, tulisan pada postingan), objek (makna dari tanda-tanda tersebut), dan penafsir (sikap dan pola pemikiran kreator). Hasil analisis menunjukkan bahwa Magdalene berhasil menggunakan elemen visual yang kuat dan narasi yang menggugah emosi untuk menarik perhatian audiens, serta mendorong partisipasi aktif dalam diskusi mengenai KBG. Respon pengguna Instagram terhadap konten kampanye menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi, menciptakan ruang aman bagi korban untuk berbagi pengalaman mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya media sosial sebagai alat efektif dalam menyebarluaskan pesan-pesan sosial dan meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu gender. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to find out and describe the efforts made by Magdalene through the Instagram account @magdaleneid in campaigning against online gender-based violence (OGBV) and to see the response of Instagram users to the campaign content. The research method used is descriptive qualitative with a Charles Sanders Peirce semiotic analysis approach. The data used is visual data from posts on the @magdaleneid Instagram account, including posters, photos, and videos campaigning against GBV. The analysis was carried out by examining the three main elements in Peirce's semiotics, namely signs (images, shapes, colors, writing on posts), objects (the meaning of these signs), and interpreters (attitudes and thought patterns of the creator). The results of the analysis show that Magdalene successfully used strong visual elements and emotionally evocative narratives to attract audience attention and encourage active participation in discussions about GBV. Instagram users' response to the campaign content showed high levels of engagement, creating a safe space for victims to share their experiences. The conclusion of this study confirms the importance of social media as an effective tool in disseminating social messages and raising public awareness on gender issues. |
| Kata kunci | kampanye sosial, KBG, magdalene |
| Pembimbing 1 | Dr. Rili Windiasih, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Wiman Rizkidarajat, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr. Tyas Retno Wulan, S.Sos., M.Si. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 30 |
| Tgl. Entri | 2025-04-29 13:31:13.965515 |
|---|