Artikel Ilmiah : K1C021028 a.n. MUFTI SAEFUROHMAH

Kembali Update Delete

NIMK1C021028
NamamhsMUFTI SAEFUROHMAH
Judul ArtikelANALISIS VARIASI a-VALUE DAN b-VALUE MENGGUNAKAN SOFTWARE Z-MAPS SEBAGAI INDIKATOR POTENSI GEMPABUMI DI WILAYAH JAWA TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jawa Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat seismisitas tinggi. Letaknya yang dekat dengan zona penunjaman serta dikelilingi sesar lokal aktif mengakibatkan kejadian gempabumi terulang hampir setiap tahun. Penelitian mengenai pemetaan parameter seismotektonik dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui nilai a-value, b-value, indeks seismisitas, periode ulang dan probabilitas kejadian gempabumi. Nilai a-value menyatakan tingkat seisimistas sedangkan b-value merupakan tingkat kerapuhan batuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Maximum Likelihood yang dioperasikan dengan Perangkat lunak Z-Maps. Data gempabumi yang digunakan bersumber dari BMKG dan IRIS dengan periode Januari 2004 - Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jawa Timur tergolong wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi dengan a-value sebesar 6,17 dan b-value 0,757. Daerah dengan potensi gempabumi yaitu Kabupaten Blitar, Tulungagung, Trenggalek dan Kota Batu. Rata-rata indeks seismisitas wilayah Jawa Timur adalah sebesar 6,002 dengan periode ulang tercepat yaitu 11 hari. Probabilitas gempabumi di setiap kabupaten dan kota mencapai 100%. Data tersebut dapat menjadi studi awal pentingnya melakukan persiapan sedini mungkin yang melibatkan seluruh elemen baik pemerintah maupun masyarakat umum sebagai upaya antisipasi sehingga korban dan kerusakan materil dapat diminimalisir.
Abtrak (Bhs. Inggris)East Java is one of the regions in Indonesia that has a high level of seismicity. Its location close to the subduction zone and surrounded by active local faults cause earthquakes to recur almost every year. Research on seismotectonic parameter mapping was conducted with the aim of knowing the a-value, b-value, seismicity index, return period and probability of earthquake occurrence. The a-value states the level of seismicity while the b-value states the level of rock fragility. The method used in this research is the Maximum Likelihood Method operated with Z-Maps Software. The earthquake data used is sourced from BMKG and IRIS with the period January 2004 - August 2024. The results showed that East Java is classified as an area with a high level of vulnerability with a-value of 6.17 and b-value of 0.757. Regions with earthquake potential are Blitar, Tulungagung, Trenggalek and Batu City. The average seismicity index of the East Java region is 6.002 with the fastest return period of 11 days. The probability of an earthquake in each district and city reaches 100%. The data can be an initial study of the importance of making preparations as early as possible involving all elements of both the government and the general public as an anticipatory effort so that victims and material damage can be minimized.
Kata kuncigempabumi, seismisitas, a-value, b-value
Pembimbing 1Sugito, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Ika Maulita, S.Pd., M.Sc.
Pembimbing 3Dwi Budi Susanti, S.T., M.M.
Tahun2025
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2025-04-28 11:49:42.672314
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.