Artikel Ilmiah : I1C021019 a.n. DIVAA' RIZQI ARISMA

Kembali Update Delete

NIMI1C021019
NamamhsDIVAA' RIZQI ARISMA
Judul ArtikelANALISIS KEMURNIAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS KOMBINASI KEMOMETRIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Minyak kelapa murni (VCO) mengandung komponen utama berupa asam laurat, asam kaprilat dan asam kaprat. Minyak kelapa murni memiliki manfaat dalam bidang kesehatan dan juga sering digunakan dalam industri kosmetik. Namun, karena harganya yang relatif mahal, minyak ini sering menjadi target penipuan atau pemalsuan produk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas metode spektrofotometri UV-Vis yang dikombinasikan dengan teknik kemometrik untuk membedakan sampel campuran minyak. Pengukuran sampel dilakukan dengan mencatat nilai serapan pada rentang panjang gelombang 200-400 nm. Spektrum UV-Vis yang diperoleh kemudian dianalisis lebih lanjut dengan kemometrik guna mengelompokkan sampel. Model PCA yang dibuat berhasil membedakan minyak kelapa murni, minyak kedelai dan minyak bunga matahari dengan sebaran variasi data sebesar 81,3% untuk Principal Component 1 dan 17,1% untuk Principal Component 2. Dengan demikian, spektrofotometri Uv-vis yang dikombinasikan dengan analisis kemometrik sudah dapat digunakan untuk membedakan minyak kelapa murni dengan minyak kedelai dan bunga matahari.
Abtrak (Bhs. Inggris)Virgin coconut oil (VCO) contains the main components of lauric acid, caprylic acid and capric acid. Pure coconut oil has health benefits and is also often used in the cosmetics industry. However, because of its relatively expensive price, this oil is often the target of fraud or product counterfeiting. This study was conducted to determine the effectiveness of the UV-Vis spectrophotometry method combined with chemometric techniques to differentiate oil samples. Sample measurements were carried out by recording the absorption value in the wavelength range of 200-400 nm. The UV-Vis spectrum obtained was then further analyzed using chemometrics to group the samples. The PCA model created successfully differentiated virgin coconut oil, soybean oil and sunflower oil with a data variation distribution of 81.3% for Principal Component 1 and 17.1% for Principal Component 2. Thus, UV-vis spectrophotometry combined with chemometric analysis can be used to differentiate virgin coconut oil from soybean and sunflower oils.
Kata kunciMinyak Kelapa Murni, Spektrofotometri UV-Vis, Principal Component Analysis, Hierrarchical Cluster Analysis
Pembimbing 1apt. Rehana, M.Si
Pembimbing 2apt. Triyadi Hendra Wijaya, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2025-04-17 09:56:50.746198
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.